Cover tidak tersedia
Judul
Peranan satuan lalu lintas Polres Lampung Tengah dalam penegakan hukum terhadap pengangkutan kayu ilegal
Pengarang
Agung Reza Pratidina
No. Panggil
47-07-059
Penerbit
PTIK
Tahun
2007
Subjek

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 47-07-059
100Entri Utama Nama orang 245
245Judul Utama Peranan satuan lalu lintas Polres Lampung Tengah dalam penegakan hukum terhadap pengangkutan kayu ilegal
100aNo. Mahasiswa 5526
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2007
300Deskripsi Fisik xi, 64 p. : ill. , 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak <p>Latar belakang masalah penelitian ini adalah banyaknya proses pengangkuatan kayu hasil illegal logging yang dapat dikategorikan sebagai kayu illegal karena kayu-kayu tersebut tidak dilengkapi dengan surat-surat yang sah. Pengangkutan kayu tersebut melewati wilayah hukum Polres lampung tengah. Polres Lampung Tengah sebagai organisasi kepolisian melaksanakan togas dan fungsinya sesuai dengan UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Kuputusan Kapolri No. Pol.: Kep/7/I/2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Satuan-Satuan Organisasi Pada Tingkat Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah (Polda) Lampiran C. Dalam rangka melaksanakan penegakan hukum terhadap tindak pidana illegal logging dengan melakukan pencegahan, penangkapan kendaraan yang mengakut kayu-kayu illegal, pelaksanaan penegakan hukum tersebut dilakukan oleh satuan fungsi lantas yang memiliki kewenangan dalam penegakan hukum di jalan raya. <p>Penelitian ini dilakukan di wilayah hukum Polres Lampung Tengah yang terdiri dari 6 Bab dengan 3 permasalahan. Tujuan penelitian ini adalah mengetabui pelaksanaan penegakan hukum terhadap tindak pidana illegal logging dengan memfokuskan pada penangkapan kendaraan yang melakukan pengangkutan kayu illegal yang terjadi diwilayah hukum Polres lampung tengah. Pengumpulan data dilakukan dengan kegiatan pengamatan, wawancara dan pemeriksaan dokumen. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. <p>Temuan yang diperoleh adalah pertama, Pelaksanaan pengangkutan kayu illegal yang melewati wilayah hukum Polres Lampung Tengah tersebut menggunakan cara-ears yang bertujuan untuk mengelabui petugas, dan pengangkutan tersebut dilakukan pada waktu malam had. Kedua, Pelaksanaan penegakan hukum terhadap pengangkutan kayu illegal yang dilakukan oleh sat lantas Polres Lampung Tengah dilaksanakan dengan melakukan razia dijalan serta mengaktifkan pelaksanaan patroli lantas. Ketiga, yang menjadi hambatan dalam melakukan penegakan hukum tersebut adalah pengetahuan anggota iantas tentang tindak pidana illegal logging masih dirasa sangat kurang. Teori yang digunakan dalam pembahasan adalah teori manajemen, teori motivasi, teori Kinerja, konsep illegal logging, konsep Fungsi Lantas dan konsep Penegakan Hukum. Dalam pembahasan secara keseturuhan penulis menganggap perlu adanya upaya intensif.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang Wan M. Taufik H.S., Zulkarnaen Koto
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang Penguji, Pembimbing
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
47-07-059 47-07-059 47-07-059 TERSEDIA

Abstrak

<p>Latar belakang masalah penelitian ini adalah banyaknya proses pengangkuatan kayu hasil illegal logging yang dapat dikategorikan sebagai kayu illegal karena kayu-kayu tersebut tidak dilengkapi dengan surat-surat yang sah. Pengangkutan kayu tersebut melewati wilayah hukum Polres lampung tengah. Polres Lampung Tengah sebagai organisasi kepolisian melaksanakan togas dan fungsinya sesuai dengan UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Kuputusan Kapolri No. Pol.: Kep/7/I/2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Satuan-Satuan Organisasi Pada Tingkat Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah (Polda) Lampiran C. Dalam rangka melaksanakan penegakan hukum terhadap tindak pidana illegal logging dengan melakukan pencegahan, penangkapan kendaraan yang mengakut kayu-kayu illegal, pelaksanaan penegakan hukum tersebut dilakukan oleh satuan fungsi lantas yang memiliki kewenangan dalam penegakan hukum di jalan raya. <p>Penelitian ini dilakukan di wilayah hukum Polres Lampung Tengah yang terdiri dari 6 Bab dengan 3 permasalahan. Tujuan penelitian ini adalah mengetabui pelaksanaan penegakan hukum terhadap tindak pidana illegal logging dengan memfokuskan pada penangkapan kendaraan yang melakukan pengangkutan kayu illegal yang terjadi diwilayah hukum Polres lampung tengah. Pengumpulan data dilakukan dengan kegiatan pengamatan, wawancara dan pemeriksaan dokumen. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. <p>Temuan yang diperoleh adalah pertama, Pelaksanaan pengangkutan kayu illegal yang melewati wilayah hukum Polres Lampung Tengah tersebut menggunakan cara-ears yang bertujuan untuk mengelabui petugas, dan pengangkutan tersebut dilakukan pada waktu malam had. Kedua, Pelaksanaan penegakan hukum terhadap pengangkutan kayu illegal yang dilakukan oleh sat lantas Polres Lampung Tengah dilaksanakan dengan melakukan razia dijalan serta mengaktifkan pelaksanaan patroli lantas. Ketiga, yang menjadi hambatan dalam melakukan penegakan hukum tersebut adalah pengetahuan anggota iantas tentang tindak pidana illegal logging masih dirasa sangat kurang. Teori yang digunakan dalam pembahasan adalah teori manajemen, teori motivasi, teori Kinerja, konsep illegal logging, konsep Fungsi Lantas dan konsep Penegakan Hukum. Dalam pembahasan secara keseturuhan penulis menganggap perlu adanya upaya intensif.

File Digital

47-07-059.pdf
skripsi/47-07-059.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
30158-
30158-
File fisik belum tersedia.
30158-
30158-
File fisik belum tersedia.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
245; Wan M. Taufik H.S., Zulkarnaen Koto. (2007). Peranan satuan lalu lintas Polres Lampung Tengah dalam penegakan hukum terhadap pengangkutan kayu ilegal. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.