Cover tidak tersedia
Judul
Hubungan kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja anggota Polri : (studi kasus penanganan penambangan liar pasir Merapi pada sat reskrim Polres Magelang)
Pengarang
Anom Karibianto
No. Panggil
47-07-047
Penerbit
PTIK
Tahun
2007
Subjek

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 47-07-047
100Entri Utama Nama orang 233
245Judul Utama Hubungan kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja anggota Polri : (studi kasus penanganan penambangan liar pasir Merapi pada sat reskrim Polres Magelang)
100aNo. Mahasiswa 5570
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2007
300Deskripsi Fisik xiv, 161 p. : ill. , 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak <p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji tentang keeratan hubungan kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja anggota Polri dalam studi penanganan penambangan liar pasir Merapi yang dilaksanakan oleh satuan Reserse Kriminal Polres Magelang. Populasi menjadi sampel penelitian yaitu sebanyak 41 orang anggota Sat Rreskrim Polres MageIang. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei sensus. Teknik analisa dalam penelitian ini dengan ujim korelasi menggunakan regresi linear berganda. <p>Instrumen dinyatakan valid karena nilai perhitungan butir instrumen > dari nilai minimun pada faktor analisis. Selanjutnya, uji reliabilitas menyatakan bahwa r alpha r kritis, dengan demikian instrumen dinyatakan reliabel. Pengolahan dan perhitungan data dalam penelitian ini menggunakan program komputer SPPS Version 12.0. Dari hasil uji regresi linear berganda antara variabel XI (kepemimpinan) dan X2 (motivasi kerja) terhadap Y (kinerja anggota Polri) temyata memiliki nilai Adjusted R square sebesar 0,614 dengan persamaan regresi dengan persamaan regresi Y= 15.621 + 1.928 XI + 0.846 X2. Adjusted R. square 0,614 menunjukkan bahwa 61,4 % keragaman dalam kinerja anggota Polri dalam penanganan penambangan liar pasir Merapi pada sat reskrim Polres Magelang adalah akibat keragaman kepemimpinan dan motivasi kerja anggota sat reskrim Polres Magelang. <p>Koefisien korelasi antara kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja adalah 0,614.Ha1 ini menunjukkkan adanya pengaruh diantara kedua variabel tersebut secara parsial dengan tingkat signifikansi pengaruhnya < 0,05. Maka ada korelasi yang nyata dengan arah hubungan positif (+). Artinya, ada pengaruh positiflpengaruh yang nyata antara kedua variabel (semakin baiknya kepemimpinan akan membuat kinerja cenderung meningkat). Konstanta ?o sebesar 15.621 menunjukkan bahwa apabila tidak ada pengaruh kepemimpinan (X1) dan motivasi (X2), maka kinerja anggota POLRI masih dapat terlaksana dengan baik, karena masih ada faktor lain yang mempengaruhi kinerja anggota Polri. <p>Koefisien regresi ?1 sebesar 1.928. Berarti setiap perubahan pada variabel kepemimpinan akan meningkatkan kinerja anggota sebesar 1.928 kali. Koefisien regresi ?2 sebesar 0,846 menunjukkan bahwa apabila variabel motivasi (X2) meningkat maka kinerja anggota POLRI juga akan meningkat. Apabila motivasi kerja meningkat maka kinerja yang dihasilkan akan meningkat pula. <p>Hasil penelitian ini memperkuat teori Amitai Etzione yang membagi kepemimpinan berdasarkan power dan teori kepemimpinan Kunarto tentang unsur-unsur kepemimpinan. Preffcr tentang kckuasaan ditcntukan oleh struktur dalam organisasi dan model kontijensi Fiedler yang mengemukakan kepemimpinan situasional. Dalam hal motivasi penelitian ini mendukung teori tujuan (goal theory), dan teori atribusi atau expectancy theory menyehutkan bahwa kinerja merupakan hasil fungsi motivasi dan kemampuan dasar. Peneliti menyarankan Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), peningkatan kemampuan, reward dan punishment.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang Iza Fadri, Bambang W. Umar
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang Penguji, Pembimbing
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
47-07-047 47-07-047 47-07-047 TERSEDIA

Abstrak

<p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji tentang keeratan hubungan kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja anggota Polri dalam studi penanganan penambangan liar pasir Merapi yang dilaksanakan oleh satuan Reserse Kriminal Polres Magelang. Populasi menjadi sampel penelitian yaitu sebanyak 41 orang anggota Sat Rreskrim Polres MageIang. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei sensus. Teknik analisa dalam penelitian ini dengan ujim korelasi menggunakan regresi linear berganda. <p>Instrumen dinyatakan valid karena nilai perhitungan butir instrumen > dari nilai minimun pada faktor analisis. Selanjutnya, uji reliabilitas menyatakan bahwa r alpha r kritis, dengan demikian instrumen dinyatakan reliabel. Pengolahan dan perhitungan data dalam penelitian ini menggunakan program komputer SPPS Version 12.0. Dari hasil uji regresi linear berganda antara variabel XI (kepemimpinan) dan X2 (motivasi kerja) terhadap Y (kinerja anggota Polri) temyata memiliki nilai Adjusted R square sebesar 0,614 dengan persamaan regresi dengan persamaan regresi Y= 15.621 + 1.928 XI + 0.846 X2. Adjusted R. square 0,614 menunjukkan bahwa 61,4 % keragaman dalam kinerja anggota Polri dalam penanganan penambangan liar pasir Merapi pada sat reskrim Polres Magelang adalah akibat keragaman kepemimpinan dan motivasi kerja anggota sat reskrim Polres Magelang. <p>Koefisien korelasi antara kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja adalah 0,614.Ha1 ini menunjukkkan adanya pengaruh diantara kedua variabel tersebut secara parsial dengan tingkat signifikansi pengaruhnya < 0,05. Maka ada korelasi yang nyata dengan arah hubungan positif (+). Artinya, ada pengaruh positiflpengaruh yang nyata antara kedua variabel (semakin baiknya kepemimpinan akan membuat kinerja cenderung meningkat). Konstanta ?o sebesar 15.621 menunjukkan bahwa apabila tidak ada pengaruh kepemimpinan (X1) dan motivasi (X2), maka kinerja anggota POLRI masih dapat terlaksana dengan baik, karena masih ada faktor lain yang mempengaruhi kinerja anggota Polri. <p>Koefisien regresi ?1 sebesar 1.928. Berarti setiap perubahan pada variabel kepemimpinan akan meningkatkan kinerja anggota sebesar 1.928 kali. Koefisien regresi ?2 sebesar 0,846 menunjukkan bahwa apabila variabel motivasi (X2) meningkat maka kinerja anggota POLRI juga akan meningkat. Apabila motivasi kerja meningkat maka kinerja yang dihasilkan akan meningkat pula. <p>Hasil penelitian ini memperkuat teori Amitai Etzione yang membagi kepemimpinan berdasarkan power dan teori kepemimpinan Kunarto tentang unsur-unsur kepemimpinan. Preffcr tentang kckuasaan ditcntukan oleh struktur dalam organisasi dan model kontijensi Fiedler yang mengemukakan kepemimpinan situasional. Dalam hal motivasi penelitian ini mendukung teori tujuan (goal theory), dan teori atribusi atau expectancy theory menyehutkan bahwa kinerja merupakan hasil fungsi motivasi dan kemampuan dasar. Peneliti menyarankan Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), peningkatan kemampuan, reward dan punishment.

File Digital

47-07-047.pdf
skripsi/47-07-047.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
233; Iza Fadri, Bambang W. Umar. (2007). Hubungan kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja anggota Polri : (studi kasus penanganan penambangan liar pasir Merapi pada sat reskrim Polres Magelang). Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.