Cover tidak tersedia
Judul
Upaya pencegahan illegal logging di Taman Nasional Kerinci Seblat wilayah kabupaten Bengkulu Utara
Pengarang
Mochamad Irvan
No. Panggil
47-07-044
Penerbit
PTIK
Tahun
2007
Subjek

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 47-07-044
100Entri Utama Nama orang 230
245Judul Utama Upaya pencegahan illegal logging di Taman Nasional Kerinci Seblat wilayah kabupaten Bengkulu Utara
100aNo. Mahasiswa 5500
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2007
300Deskripsi Fisik xi, 100 p. : ill. , 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak <p>Keberadan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) memiliki 3 fungsi dasar (UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya), yaitu: (1) Melindungi sistem penyangga kehidupan, (2) Mengawetkan keanekaragaman jenis satwa, tumbuhan dan ekosistem, dan (3) menyediakan sumber daya alam hayati dalam pemanfaatan secara berkelanjutan. <p>Ditemukan adanya praktek illegal logging di TNKS wilayah Kabupaten Bengkulu Utara. Untuk itu dilakukan penelitian oleh penulis dengan 4 tujuan utama, yaitu: (1) Untuk mengetahui penyebabnya, (2) Untuk mengetahui sejauh mana upaya pencegahannya oleh pihak berwenang, (3) Untuk mengetahui dampak pencegahannya, dan (4) Untuk mengidentifikasi faktor penghambat yang mempengaruhi upaya pencegahannya. <p>Dalam skripsi ini, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu interview, observasi dan library research. Sedangkan upaya pencegahan illegal logging dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan memakai metode penelitian grounded research. Pada penulisan skripsi, data dianalisis memakai Teknik Deskriptif Analisis. <p>Upaya pencegahan illegal logging di INKS wilayah Kabupaten Bengkulu Utara sejauh ini dilakukan secara represif dan kegiatannya kurang dipublikasikan, yang menjadi faktor penghambat dalam kegiatan pencegahan: lemahnya koordinasi, minimnya kapasitas sumberdaya pengelola, sarana dan prasarana penunjang, dana, perangkat lunak, data dasar kawasan yang tidak diarsipkan dengan baik serta ketidakjelasan batas kawasan di lapangan serta kurangnya partisipasi masyarakat. <p>Kesimpulan akhir penulisan skripsi ini adalah: illegal logging terjadi disebabkan banyak faktor, diantaranya: kondisi ekonomi masyarakat tergolong lemah dan banyak yang tidak memiliki pekerjaan tetap, adanya oknum aparat, pengusaha dan masyarakat, pagar batas yang tidak jelas, rusak dan hilang, serta kurangnya informasi kepada masyarakat tentang TNKS. Untuk itu masalah ini tidak dapat ditangani hanya oleh satu instansi saja dan memerlukan koordinasi antara pihak terkait. Upaya pencegahan ini dilakukan dengan langkah-langkah pendekatan situasional, yaitu: (1) Langkah security yang akan membuat lebih sukar untuk dilakukan kejahatan, (2) Langkah yang mempengaruhi biaya dan keuntungan dari dilakukannya kejahatan. <p>Dari kesimpulan di atas, saran penulis pada pihak terkait dalam upaya pencegahan illegal logging di TNKS wilayah Kabupaten Bengkulu Utara, adalah: (1) Perlu adanya evaluasi terhadap setiap kegiatan pencegahan dan pengelolaan TNKS, serta koordinasi anlar instansi, Balai TNKS selaku pengelola dan penanggung jawab wilayah TNKS berperan aktif dalam koordinasi antar instansi (Pemda, Dephutan, Polisi, LSM) dan evaluasi kegiatan. (2) Perlunya sosialisasi terhadap setiap upaya pencegahan yang dilakukan, dan terakhir (3) Pentingnya partisipasi masyarakat sebagai pengawas sebagai sarana kontrol dalam pelestarian kawasan TNKS di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara, seperti pembentukan forum masyarakat peduli hutan.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang Partiwi E. Yadi, Hadiman
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang Penguji, Pembimbing
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
47-07-044 47-07-044 47-07-044 TERSEDIA

Abstrak

<p>Keberadan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) memiliki 3 fungsi dasar (UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya), yaitu: (1) Melindungi sistem penyangga kehidupan, (2) Mengawetkan keanekaragaman jenis satwa, tumbuhan dan ekosistem, dan (3) menyediakan sumber daya alam hayati dalam pemanfaatan secara berkelanjutan. <p>Ditemukan adanya praktek illegal logging di TNKS wilayah Kabupaten Bengkulu Utara. Untuk itu dilakukan penelitian oleh penulis dengan 4 tujuan utama, yaitu: (1) Untuk mengetahui penyebabnya, (2) Untuk mengetahui sejauh mana upaya pencegahannya oleh pihak berwenang, (3) Untuk mengetahui dampak pencegahannya, dan (4) Untuk mengidentifikasi faktor penghambat yang mempengaruhi upaya pencegahannya. <p>Dalam skripsi ini, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu interview, observasi dan library research. Sedangkan upaya pencegahan illegal logging dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan memakai metode penelitian grounded research. Pada penulisan skripsi, data dianalisis memakai Teknik Deskriptif Analisis. <p>Upaya pencegahan illegal logging di INKS wilayah Kabupaten Bengkulu Utara sejauh ini dilakukan secara represif dan kegiatannya kurang dipublikasikan, yang menjadi faktor penghambat dalam kegiatan pencegahan: lemahnya koordinasi, minimnya kapasitas sumberdaya pengelola, sarana dan prasarana penunjang, dana, perangkat lunak, data dasar kawasan yang tidak diarsipkan dengan baik serta ketidakjelasan batas kawasan di lapangan serta kurangnya partisipasi masyarakat. <p>Kesimpulan akhir penulisan skripsi ini adalah: illegal logging terjadi disebabkan banyak faktor, diantaranya: kondisi ekonomi masyarakat tergolong lemah dan banyak yang tidak memiliki pekerjaan tetap, adanya oknum aparat, pengusaha dan masyarakat, pagar batas yang tidak jelas, rusak dan hilang, serta kurangnya informasi kepada masyarakat tentang TNKS. Untuk itu masalah ini tidak dapat ditangani hanya oleh satu instansi saja dan memerlukan koordinasi antara pihak terkait. Upaya pencegahan ini dilakukan dengan langkah-langkah pendekatan situasional, yaitu: (1) Langkah security yang akan membuat lebih sukar untuk dilakukan kejahatan, (2) Langkah yang mempengaruhi biaya dan keuntungan dari dilakukannya kejahatan. <p>Dari kesimpulan di atas, saran penulis pada pihak terkait dalam upaya pencegahan illegal logging di TNKS wilayah Kabupaten Bengkulu Utara, adalah: (1) Perlu adanya evaluasi terhadap setiap kegiatan pencegahan dan pengelolaan TNKS, serta koordinasi anlar instansi, Balai TNKS selaku pengelola dan penanggung jawab wilayah TNKS berperan aktif dalam koordinasi antar instansi (Pemda, Dephutan, Polisi, LSM) dan evaluasi kegiatan. (2) Perlunya sosialisasi terhadap setiap upaya pencegahan yang dilakukan, dan terakhir (3) Pentingnya partisipasi masyarakat sebagai pengawas sebagai sarana kontrol dalam pelestarian kawasan TNKS di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara, seperti pembentukan forum masyarakat peduli hutan.

File Digital

47-07-044.pdf
skripsi/47-07-044.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
230; Partiwi E. Yadi, Hadiman. (2007). Upaya pencegahan illegal logging di Taman Nasional Kerinci Seblat wilayah kabupaten Bengkulu Utara. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.