Cover tidak tersedia
Judul
Penegakan hukum terhadap illegal logging di kabupaten Bulungan oleh Polres Bulungan
Pengarang
I Dewa Made Adnyana
No. Panggil
47-07-026
Penerbit
PTIK
Tahun
2007
Subjek

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 47-07-026
100Entri Utama Nama orang 213
245Judul Utama Penegakan hukum terhadap illegal logging di kabupaten Bulungan oleh Polres Bulungan
100aNo. Mahasiswa 5731
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2007
300Deskripsi Fisik xii, 80 p. : ill. , 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak <p>Latar belakang dilakukannya penelitian ini sehubungan dengan adanya permasalahan penegakan hukum terhadap illegal logging di Kabupaten Bulungan yang dilakukan oleh Polres Bulungan. Maka tujuan dari penelitian ini adalah (1) Memberikan gambaran tentang modus operandi illegal logging di wilayah Kabupaten Bulungan. (2) Memberikan gambaran mengenai penegakan hUkum yang dilakukan PolRes Bulungan dalam menanggulangi praktik illegal logging di Kabupaten Bulungan. (3) Memberikan gambaran Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penegakan hukum oleh Polres Bulungan dalam menanggulangi illegal logging di wilayah Bulungan. <P>Dalam membahas permasalahan penegakan hukum terhadap illegal logging tersebut, dilakukan dengan mengacu pada Rational Choice Theory (teori Teori Pilihan Rasional ) dari Friedman dan Hechter (1988). Teori Pilihan Rasional tidak menghiraukan apa yang menjadi pilihan atau apa yang menjadi sumber pilihan aktor. Yang penting adalah kenyataan bahwa tindakan dilakukan untuk mencapai tujuan yang sesuai dengan tingkatan pilihan aktor. Permasalahan tersebut juga dibahas dengan Teori Aktivitas Rutin dan Cohen dan Faison. Dalam pandangan teori ini, kejahatan akan terjadi apabila pada waktu yang bersamaan dan suatu tempat bertemu tiga faktor kejahatan sekaligus. Faktor yang dimaksud adalah adanya pelaku yang termotivasi (motivated offender), adanya target atau sasaran yang menarik (target attractivness), serta ketiadaan atau lemahnya pengamanan (absence of capable guardianship) <p>Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode yang dipakai adalah study kasus. Melalui pendekatan dan metode ini akan dapat digambarkan bahwa dalam penegakan hukum terhadap illegal logging oleh Polres Bulungan belum dapat di laksanakan secara efektif dan maksimal, karena adanya berbagai kendala. <p>Hasil penelitian memberikan data dan informasi tentang kondisi masyarakat lokal di sekitar hutan yang masih melakukan kegitan illegal logging, yang sebagian besar di danai oleh para cukong, adanya jaringan illegal logging yang sangat rapi dengan melibatkan oknum aparat penegak hukum, pemerintahan dan militer. Sehingga penegakan hukum yang dilakukan oleh Polres Bulungan belum maksimal. <p>Hasil pembahasan memperlihatkan berbagai modus operandi yang ada dalam kasus illegal logging yang dilakukan oleh perusahaan maupun masyarakat secara individu, Disamping itu juga penegakan hukum yang dilakukan oleh Polres Bulungan masih mengedepankan tindakan represif dan banyak faktor yang mempengaruhi penegakan hukum yang dilaksanakan oleh Polres Bulungan sehingga tidak dapat berjalan sacra efektif dan maksimal. <P>Kesimpulan dari pembahasan penelitian ini diperoleh jawaban tentang permasalahan penelitian. Permasalahan pertama adalah Kejahatan illegal logging yang terjadi di wilayah Bulungan sangat terkait dengan potensi hutan dan kayu yang ada di Wilayah Bulungan, Kemudian yang kedua adalah Penegakan hukum oleh Polres Bulungan terhadap illegal logging di wilayah Bulungan lebih menekankan pada aspek represif. Dan yang ketiga adalah Beragam faktor berpengaruh terhadap penegakan hukum di wilayah Bulungan.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang Ermiady Yadi, Heru Setiawan
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang Penguji, Pembimbing
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
47-07-026 47-07-026 47-07-026 TERSEDIA

Abstrak

<p>Latar belakang dilakukannya penelitian ini sehubungan dengan adanya permasalahan penegakan hukum terhadap illegal logging di Kabupaten Bulungan yang dilakukan oleh Polres Bulungan. Maka tujuan dari penelitian ini adalah (1) Memberikan gambaran tentang modus operandi illegal logging di wilayah Kabupaten Bulungan. (2) Memberikan gambaran mengenai penegakan hUkum yang dilakukan PolRes Bulungan dalam menanggulangi praktik illegal logging di Kabupaten Bulungan. (3) Memberikan gambaran Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penegakan hukum oleh Polres Bulungan dalam menanggulangi illegal logging di wilayah Bulungan. <P>Dalam membahas permasalahan penegakan hukum terhadap illegal logging tersebut, dilakukan dengan mengacu pada Rational Choice Theory (teori Teori Pilihan Rasional ) dari Friedman dan Hechter (1988). Teori Pilihan Rasional tidak menghiraukan apa yang menjadi pilihan atau apa yang menjadi sumber pilihan aktor. Yang penting adalah kenyataan bahwa tindakan dilakukan untuk mencapai tujuan yang sesuai dengan tingkatan pilihan aktor. Permasalahan tersebut juga dibahas dengan Teori Aktivitas Rutin dan Cohen dan Faison. Dalam pandangan teori ini, kejahatan akan terjadi apabila pada waktu yang bersamaan dan suatu tempat bertemu tiga faktor kejahatan sekaligus. Faktor yang dimaksud adalah adanya pelaku yang termotivasi (motivated offender), adanya target atau sasaran yang menarik (target attractivness), serta ketiadaan atau lemahnya pengamanan (absence of capable guardianship) <p>Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode yang dipakai adalah study kasus. Melalui pendekatan dan metode ini akan dapat digambarkan bahwa dalam penegakan hukum terhadap illegal logging oleh Polres Bulungan belum dapat di laksanakan secara efektif dan maksimal, karena adanya berbagai kendala. <p>Hasil penelitian memberikan data dan informasi tentang kondisi masyarakat lokal di sekitar hutan yang masih melakukan kegitan illegal logging, yang sebagian besar di danai oleh para cukong, adanya jaringan illegal logging yang sangat rapi dengan melibatkan oknum aparat penegak hukum, pemerintahan dan militer. Sehingga penegakan hukum yang dilakukan oleh Polres Bulungan belum maksimal. <p>Hasil pembahasan memperlihatkan berbagai modus operandi yang ada dalam kasus illegal logging yang dilakukan oleh perusahaan maupun masyarakat secara individu, Disamping itu juga penegakan hukum yang dilakukan oleh Polres Bulungan masih mengedepankan tindakan represif dan banyak faktor yang mempengaruhi penegakan hukum yang dilaksanakan oleh Polres Bulungan sehingga tidak dapat berjalan sacra efektif dan maksimal. <P>Kesimpulan dari pembahasan penelitian ini diperoleh jawaban tentang permasalahan penelitian. Permasalahan pertama adalah Kejahatan illegal logging yang terjadi di wilayah Bulungan sangat terkait dengan potensi hutan dan kayu yang ada di Wilayah Bulungan, Kemudian yang kedua adalah Penegakan hukum oleh Polres Bulungan terhadap illegal logging di wilayah Bulungan lebih menekankan pada aspek represif. Dan yang ketiga adalah Beragam faktor berpengaruh terhadap penegakan hukum di wilayah Bulungan.

File Digital

47-07-026.pdf
skripsi/47-07-026.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
213; Ermiady Yadi, Heru Setiawan. (2007). Penegakan hukum terhadap illegal logging di kabupaten Bulungan oleh Polres Bulungan. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.