Cover tidak tersedia
Judul
Sinergitas Polres Asahan dan dinas kehutanan dalam rangka pencegahan pembalakan liar demi terciptanya ketaatan hukum
Pengarang
Adhe Hariadi
No. Panggil
46-07-161
Penerbit
PTIK
Tahun
2007
Subjek

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 46-07-161
100Entri Utama Nama orang 186
245Judul Utama Sinergitas Polres Asahan dan dinas kehutanan dalam rangka pencegahan pembalakan liar demi terciptanya ketaatan hukum
100aNo. Mahasiswa 5438
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2007
300Deskripsi Fisik xi, 68 p. : ill. , 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak <p>Latar belakang dari penelitian ini adalah semakin maraknya penebangan liar atau dikenal dengan istilah pembalakan liar yang terjadi. Hal ini ditunjukkan dari bebrapa kasus yang telah ditangani kemudian diproses secara hukum. Latar belakang pembalakan liar disebabkan karena faktor ekonomi masyarakat sekitar hutan dan faktor kesejahtraan yang beium mendukung kehidupan masyarakat tersebutPenelitian iini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan tentang sinergitas Polres Asahan dan Dinas Kehutanan dalam rangka pencegahan pembalakan liar demi terciptanya ketaatan hukum. Adapun rumusan dalam penelitian ini adalah, bagaimana sinergitas Polres Asahan dan Dinas Kehutanan dalam rangka pencegahan pembalakan liar demi terciptanya ketaatan hukum dan apakah kendala yang dihadapi oleo Polres Asahan dalam pencegahan terhadap pembalakan liar. Secara kepustakaan konsepsional dan konseptual penelitian ini didukung oleh penelitian sebelumnya untuk sebagai pembanding. Dan menggunakan teori-teori seperti, teori manajemen, teori kinerja serta definisi-definisi yang berkaitan dengan penelitian ini. <p>Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskrftif dengan pendekatan kualitatif, dimana penulis dalam memperolah data melakukan wawancara terhadap pihak-pihak yang terkait dan terlibat langsung pada pelaksanaan pencegahan pembalakan liar demi terciptanya ketaatan hukum di Polres Asahan. <p>Hasil temuan bahwa modus operandi pembalakan liar di Kabupaten Asahan dlakukan oleh pelaku yaitu sebagian masyarakat sekitar hutan dan adanya oknum yang melindungi. Polres Asahan dan Dinas Kehutanan dalam rangka pencegahan pembalakan liar telah berjalan dengan baik, dimana Polres Asahan dan Dinas Kehutanan telah melakukan operasi bersama dengan menerapkan prinsip manajemen, antara lain dengan planning, organizing, actuating dan controlling. <p>Kesimpulan bahwa pada umumnya pembalakan liar yang dilakukan oleh pelaku, pembalakan lair tersebut dilakukan mengingat kondisi ekonomi masyarakat sekitar hutan relatif miskin. Masyarakat tersebut mengantungkan hidupnya dan hasil hutan. Maka dari itu untuk menutupi kebutuhannya mereka melakukan penebangan kayu kemudian dijual. Kendala yang dihadapi oleh Polres Asahan yaitu, Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa hambatan seperti faktor-faktor yang mempenganuhi pembalakan liar tersebut yang antara lain: belum memadainya dan kurangnya sarana dan prasarana, kondisi lingkungan yang mempengaruhi kemampuan anggota, dukungan alokasi anggaran yang terkadang belum terealisasi secara menyeluruh pada setiap kegiatan dan faktor masyarakatnya itu sendiri. <p>Atas dasar tersebut diatas, perlunya melakukan menginventarisasi jumlah kekuatan, dengan melihat kekurangan anggota dan melakukan penambahan personil, melengkapi dan memperbaiki sarana dan prasarana pendukung serta dukungan anggaran dan logistik. Dengan demikian diharapkan dapat memberikan peningkatan kinerja anggota Polres Asahan dalam rangka pencegahan pembalakan liar demi terciptanya ketaatan hukum.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang Sugiri, H.M. Ibrahim
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang Penguji, Pembimbing
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
46-07-161 46-07-161 46-07-161 TERSEDIA

Abstrak

<p>Latar belakang dari penelitian ini adalah semakin maraknya penebangan liar atau dikenal dengan istilah pembalakan liar yang terjadi. Hal ini ditunjukkan dari bebrapa kasus yang telah ditangani kemudian diproses secara hukum. Latar belakang pembalakan liar disebabkan karena faktor ekonomi masyarakat sekitar hutan dan faktor kesejahtraan yang beium mendukung kehidupan masyarakat tersebutPenelitian iini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan tentang sinergitas Polres Asahan dan Dinas Kehutanan dalam rangka pencegahan pembalakan liar demi terciptanya ketaatan hukum. Adapun rumusan dalam penelitian ini adalah, bagaimana sinergitas Polres Asahan dan Dinas Kehutanan dalam rangka pencegahan pembalakan liar demi terciptanya ketaatan hukum dan apakah kendala yang dihadapi oleo Polres Asahan dalam pencegahan terhadap pembalakan liar. Secara kepustakaan konsepsional dan konseptual penelitian ini didukung oleh penelitian sebelumnya untuk sebagai pembanding. Dan menggunakan teori-teori seperti, teori manajemen, teori kinerja serta definisi-definisi yang berkaitan dengan penelitian ini. <p>Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskrftif dengan pendekatan kualitatif, dimana penulis dalam memperolah data melakukan wawancara terhadap pihak-pihak yang terkait dan terlibat langsung pada pelaksanaan pencegahan pembalakan liar demi terciptanya ketaatan hukum di Polres Asahan. <p>Hasil temuan bahwa modus operandi pembalakan liar di Kabupaten Asahan dlakukan oleh pelaku yaitu sebagian masyarakat sekitar hutan dan adanya oknum yang melindungi. Polres Asahan dan Dinas Kehutanan dalam rangka pencegahan pembalakan liar telah berjalan dengan baik, dimana Polres Asahan dan Dinas Kehutanan telah melakukan operasi bersama dengan menerapkan prinsip manajemen, antara lain dengan planning, organizing, actuating dan controlling. <p>Kesimpulan bahwa pada umumnya pembalakan liar yang dilakukan oleh pelaku, pembalakan lair tersebut dilakukan mengingat kondisi ekonomi masyarakat sekitar hutan relatif miskin. Masyarakat tersebut mengantungkan hidupnya dan hasil hutan. Maka dari itu untuk menutupi kebutuhannya mereka melakukan penebangan kayu kemudian dijual. Kendala yang dihadapi oleh Polres Asahan yaitu, Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa hambatan seperti faktor-faktor yang mempenganuhi pembalakan liar tersebut yang antara lain: belum memadainya dan kurangnya sarana dan prasarana, kondisi lingkungan yang mempengaruhi kemampuan anggota, dukungan alokasi anggaran yang terkadang belum terealisasi secara menyeluruh pada setiap kegiatan dan faktor masyarakatnya itu sendiri. <p>Atas dasar tersebut diatas, perlunya melakukan menginventarisasi jumlah kekuatan, dengan melihat kekurangan anggota dan melakukan penambahan personil, melengkapi dan memperbaiki sarana dan prasarana pendukung serta dukungan anggaran dan logistik. Dengan demikian diharapkan dapat memberikan peningkatan kinerja anggota Polres Asahan dalam rangka pencegahan pembalakan liar demi terciptanya ketaatan hukum.

File Digital

46-07-161.pdf
skripsi/46-07-161.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
186; Sugiri, H.M. Ibrahim. (2007). Sinergitas Polres Asahan dan dinas kehutanan dalam rangka pencegahan pembalakan liar demi terciptanya ketaatan hukum. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.