Cover tidak tersedia
Judul
Penyidikan terhadap illegal mining oleh satuan reskrim Polres Bangka Tengah : (studi kasus penambangan pasir timah tanpa izin dalam kawasan hutan produksi di kabupaten Bangka Tengah)
Pengarang
Tejo Yuantoro
No. Panggil
46-07-151
Penerbit
PTIK
Tahun
2007
Subjek

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 46-07-151
100Entri Utama Nama orang 176
245Judul Utama Penyidikan terhadap illegal mining oleh satuan reskrim Polres Bangka Tengah : (studi kasus penambangan pasir timah tanpa izin dalam kawasan hutan produksi di kabupaten Bangka Tengah)
100aNo. Mahasiswa 5828
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2007
300Deskripsi Fisik xiii, 103 p. : ill. , 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak <p>Penelitian tentang Penyidikan Terhadap Illegal Mining Oleh Satuan Reskrim Polres Bangka Tengah (Studi Kasus Penambangan Pasir Timah Tanpa Izin dalam Kawasan Hutan Produksi di Kabupaten Bangka Tengah), bertujuan (1) Menggambarkan praktik penambangan pasir timah tanpa izin di kawasan hutan produksi di Kabupaten Bangka Tengah, (2) Mengetahui pelaksanaan penyidikan penambangan pasir timah tanpa izin dalam kawasan hutan produksi oleh Satuan Reskrim Polres Bangka Tengah dan (3) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan penyidikan yang dilakukan oleh Satuan Reskrim Polres Bangka Tengah terhadap kasus tindak pidana penambangan pasir timah tanpa izin dalam kawasan hutan produksi di Kabupaten Bangka Tengah. <p>Dalam menjawab tujuan penelitian tersebut, penulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus dimana data atau informasi yang penulis kumpulkan di Iapangan berdasarkan hasil wawancara, pengamatan dan dokumen-dokumen yang ada kaitannya dengan permasalahan penelitian. Kemudian dilakukan analisis berdasarkan kepustakaan konseptual. <p>Pembahasan penelitian menunjukkan bahwa praktik penambangan pasir timah tanpa izin pada kawasan hutan produksi yang terjadi di wilayah hukum Polres Bangka Tengah dilakukan oleh masyarakat yang memilikilmenguasai tanahllahan yang mengandung pasir timah melakukan penggalianlpengerukan tanah dengan menggunakan alat berat (excavator) yang disewa oleh pemilik atau yang menguasai tanahllahan tersebut atau dengan bantuan investor. Dapat juga terjadi dengan cara investor (pemilik modal) yang tidak memilikilmenguasai tanahllahan melakukan perjanjian dengan kepala desa dengan pembayaran sejumlah fee atau bagi hasil. Perbuatan penambangan pasir timah tanpa izin dengan tidak mengikuti prosedur perizinan yang berlaku dan mengakibatkan kerusakan pada kawasan ekosistem hutan produksi sebagaimana ditunjukkan dalam kasus yang dianalisis (Mui bin Lasah dan kawan-kawan) menunjukan adanya perilaku anomie pada pelaku penambangan pasir timah tanpa izin pada kawasan hutan produksi. <p>Penyidikan yang dilakukan oleh Satuan Reskrim Polres Bangka Tengah terhadap kasus penambangan pasir timah tanpa izin yang terjadi pada kawasan hutan produksi terungkap dari pelaksanaan operasi rutin PETI dan atau operasi khusus Ops PETI Satam. Dan berdasarkan pembahasanlanalisis yang dilakukan, rangkaian kegiatan dalam proses penyidikan yang dilakukan sudah mengacu kepada ketentuan dalam KUHAP. <p>Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi proses penyidikan illegal mining tersebut, adalah keterbatasan biaya penyidikan, kendala teknis hukum dan keterampilan penyidik dalam penyidikan kasus illegal mining yang diteliti.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang Rusdibjono, Indriyanto Seno Aji
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang Penguji, Pembimbing
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
46-07-151 46-07-151 46-07-151 TERSEDIA

Abstrak

<p>Penelitian tentang Penyidikan Terhadap Illegal Mining Oleh Satuan Reskrim Polres Bangka Tengah (Studi Kasus Penambangan Pasir Timah Tanpa Izin dalam Kawasan Hutan Produksi di Kabupaten Bangka Tengah), bertujuan (1) Menggambarkan praktik penambangan pasir timah tanpa izin di kawasan hutan produksi di Kabupaten Bangka Tengah, (2) Mengetahui pelaksanaan penyidikan penambangan pasir timah tanpa izin dalam kawasan hutan produksi oleh Satuan Reskrim Polres Bangka Tengah dan (3) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan penyidikan yang dilakukan oleh Satuan Reskrim Polres Bangka Tengah terhadap kasus tindak pidana penambangan pasir timah tanpa izin dalam kawasan hutan produksi di Kabupaten Bangka Tengah. <p>Dalam menjawab tujuan penelitian tersebut, penulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus dimana data atau informasi yang penulis kumpulkan di Iapangan berdasarkan hasil wawancara, pengamatan dan dokumen-dokumen yang ada kaitannya dengan permasalahan penelitian. Kemudian dilakukan analisis berdasarkan kepustakaan konseptual. <p>Pembahasan penelitian menunjukkan bahwa praktik penambangan pasir timah tanpa izin pada kawasan hutan produksi yang terjadi di wilayah hukum Polres Bangka Tengah dilakukan oleh masyarakat yang memilikilmenguasai tanahllahan yang mengandung pasir timah melakukan penggalianlpengerukan tanah dengan menggunakan alat berat (excavator) yang disewa oleh pemilik atau yang menguasai tanahllahan tersebut atau dengan bantuan investor. Dapat juga terjadi dengan cara investor (pemilik modal) yang tidak memilikilmenguasai tanahllahan melakukan perjanjian dengan kepala desa dengan pembayaran sejumlah fee atau bagi hasil. Perbuatan penambangan pasir timah tanpa izin dengan tidak mengikuti prosedur perizinan yang berlaku dan mengakibatkan kerusakan pada kawasan ekosistem hutan produksi sebagaimana ditunjukkan dalam kasus yang dianalisis (Mui bin Lasah dan kawan-kawan) menunjukan adanya perilaku anomie pada pelaku penambangan pasir timah tanpa izin pada kawasan hutan produksi. <p>Penyidikan yang dilakukan oleh Satuan Reskrim Polres Bangka Tengah terhadap kasus penambangan pasir timah tanpa izin yang terjadi pada kawasan hutan produksi terungkap dari pelaksanaan operasi rutin PETI dan atau operasi khusus Ops PETI Satam. Dan berdasarkan pembahasanlanalisis yang dilakukan, rangkaian kegiatan dalam proses penyidikan yang dilakukan sudah mengacu kepada ketentuan dalam KUHAP. <p>Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi proses penyidikan illegal mining tersebut, adalah keterbatasan biaya penyidikan, kendala teknis hukum dan keterampilan penyidik dalam penyidikan kasus illegal mining yang diteliti.

File Digital

46-07-151.pdf
skripsi/46-07-151.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
176; Rusdibjono, Indriyanto Seno Aji. (2007). Penyidikan terhadap illegal mining oleh satuan reskrim Polres Bangka Tengah : (studi kasus penambangan pasir timah tanpa izin dalam kawasan hutan produksi di kabupaten Bangka Tengah). Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.