Cover tidak tersedia
Judul
Koordinasi antara penyidik Polres Madiun dengan pejabat PPNS bidang kehutanan kabupaten Madiun dalam melaksanakan inpres no. 4 tahun 2005
Pengarang
Mada Indra Laksanta
No. Panggil
46-07-066
Penerbit
PTIK
Tahun
2007
Subjek

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 46-07-066
100Entri Utama Nama orang 93
245Judul Utama Koordinasi antara penyidik Polres Madiun dengan pejabat PPNS bidang kehutanan kabupaten Madiun dalam melaksanakan inpres no. 4 tahun 2005
100aNo. Mahasiswa 5820
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2007
300Deskripsi Fisik xii, 84 p. : ill. , 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak <p>Hutan merupakan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia dan memberikan manfaat yang sebesar-besamya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama dari hasil hutan berupa kayu. Namun sampai saat ini laju kerusakan hutan Indonesia semakin memprihatinkan, penyebab utama dari kerusakan hutan tersebut disebabkan dari adanya kegiatan illegal logging. Pemerintah Indonesia telah mencanangkan kegiatan operasi terpadu dalam penanggulangan illegal logging, melalui Inpres No. 4 tahun 2005 tentang percepatan pemberantasan kegiatan kayu ilegal dan peredarannya di wilayah Indonesia. <p>Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana hubungan koordinasi antar lembaga yang dilakukan oleh pihak Polres Madiun, Perum Perhutani serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Madiun, dalam melaksanakan lnstruksi Presiden tersebut. Dalam penelitian ini peneliti memfokuskan kepada batasan koordinasi yang dimaksud dalam perundang-undangan. <p>Sesuai dengan judul penelitian, maka penelitian ini diiaksanakan dengan pendekatan kualitatif serta untuk menggali informasi yang mendalam sehingga menghasilkan data yang valid, maka penclitian ini mcnggunakan metode pengamatan dengan wawancara yang mendalam terhadap sumber informasi. Dan didukung dari hasil penelitian dokumen untuk mcngetahui apa dan bagaimana proses hubungan koordinasi antar lembaga dilakukan. <p>Dari hasil temuan dan pembahasan menunjukkan bahwa hubungan koordinasi antar lembaga yang terkait dalam pelaksanaan Inpres No. 4 tahun 2005 di Kabupaten Madiun belum terlaksana, hal tersebut dipengaruhi oleh kurangnya pemahaman yang mendalam tentang dampak illegal logging. Sehingga pihak yang belum melaksanakan beberapa kewajibannya, sesuai dengan perundang-undangan yang ada di Indonesia. <p>Rekomendasi dari penelitian ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dari dampak yang terjadi dari kegiatan illegal logging di Kabupaten Madiun. Sehingga operasi pemberantasan illegal logging di daerah tersebut dapat terlaksana dan terkoordinir secara terpadu, sebagaimana yang dimandatkan dalam Inpres No. 4 tahun 2005.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang R. Eddy G. Permana, Max Ev. Mandey
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang Penguji, Pembimbing
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
46-07-066 46-07-066 46-07-066 TERSEDIA

Abstrak

<p>Hutan merupakan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia dan memberikan manfaat yang sebesar-besamya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama dari hasil hutan berupa kayu. Namun sampai saat ini laju kerusakan hutan Indonesia semakin memprihatinkan, penyebab utama dari kerusakan hutan tersebut disebabkan dari adanya kegiatan illegal logging. Pemerintah Indonesia telah mencanangkan kegiatan operasi terpadu dalam penanggulangan illegal logging, melalui Inpres No. 4 tahun 2005 tentang percepatan pemberantasan kegiatan kayu ilegal dan peredarannya di wilayah Indonesia. <p>Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana hubungan koordinasi antar lembaga yang dilakukan oleh pihak Polres Madiun, Perum Perhutani serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Madiun, dalam melaksanakan lnstruksi Presiden tersebut. Dalam penelitian ini peneliti memfokuskan kepada batasan koordinasi yang dimaksud dalam perundang-undangan. <p>Sesuai dengan judul penelitian, maka penelitian ini diiaksanakan dengan pendekatan kualitatif serta untuk menggali informasi yang mendalam sehingga menghasilkan data yang valid, maka penclitian ini mcnggunakan metode pengamatan dengan wawancara yang mendalam terhadap sumber informasi. Dan didukung dari hasil penelitian dokumen untuk mcngetahui apa dan bagaimana proses hubungan koordinasi antar lembaga dilakukan. <p>Dari hasil temuan dan pembahasan menunjukkan bahwa hubungan koordinasi antar lembaga yang terkait dalam pelaksanaan Inpres No. 4 tahun 2005 di Kabupaten Madiun belum terlaksana, hal tersebut dipengaruhi oleh kurangnya pemahaman yang mendalam tentang dampak illegal logging. Sehingga pihak yang belum melaksanakan beberapa kewajibannya, sesuai dengan perundang-undangan yang ada di Indonesia. <p>Rekomendasi dari penelitian ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dari dampak yang terjadi dari kegiatan illegal logging di Kabupaten Madiun. Sehingga operasi pemberantasan illegal logging di daerah tersebut dapat terlaksana dan terkoordinir secara terpadu, sebagaimana yang dimandatkan dalam Inpres No. 4 tahun 2005.

File Digital

46-07-066.pdf
skripsi/46-07-066.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
93; R. Eddy G. Permana, Max Ev. Mandey. (2007). Koordinasi antara penyidik Polres Madiun dengan pejabat PPNS bidang kehutanan kabupaten Madiun dalam melaksanakan inpres no. 4 tahun 2005. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.