Cover tidak tersedia
- Judul
- Peranan Polres Jayapura dalam menangani praktek illegal logging di Kabupaten Jayapura
- Pengarang
- Cakhyo Dipo Alam
- No. Panggil
- 46-07-030
- Penerbit
- PTIK
- Tahun
- 2007
- Subjek
Metadata Lengkap
| 090No. Panggil Setempat | 46-07-030 |
|---|---|
| 100Entri Utama Nama orang | 55 |
| 245Judul Utama | Peranan Polres Jayapura dalam menangani praktek illegal logging di Kabupaten Jayapura |
| 100aNo. Mahasiswa | 5802 |
| 260aTempat Terbit | Jakarta |
| 260bPenerbit | PTIK |
| 260cTahun Terbit | 2007 |
| 300Deskripsi Fisik | 114 p. : ill. , 30 cm |
| 500Catatan Umum | |
| 504Catatan Bibliografi | |
| 520Abstrak | <p>Penanganan terhadap praktek illegal logging di Indonesia merupakan salah satu prioritas kerja yang diterapkan oleh Polri, hal ini disebabkan oleh cepatnya laju kerusakan hutan di Indonesia yang akan menyebabkan bencana Nasional seperti banjir, longsor dan kekeringan. Praktek illegal logging di Indonesia telah membentuk suatu rangkaian pemain yaitu para pengusaha sebagai pemilik modal, fihak aparat pemerintahan dan Keamanan sebagai fasilitator terjadinya illegal logging dan fihak masyarakat sebagai pelaksana di lapangan. Wilayah Kabupaten Jayapura merupakan salah satu Kabupaten di Propinsi Papua yang memiliki sumber daya hutan yang besar sehingga sangat rentan terjadinya praktek illegal logging. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui anatomi kejahatan illegal logging di wilayah kabupaten Jayapura, untuk mengetahui penyebab praktek illegal logging di wilayah Jayapura dan mengetahui antisipasi atau kegiatan apa yang dilakukan oleh Polres Jayapura dalam menangani praktek illegal logging. <p>Pada tinjauan kepustakaan konseptual ini menggunakan teori strain yang dikemukakan oleh Robert K. Merton, teori Managemen, pengertian konflik antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, Konsep Stop Sit dan pengertian illegal logging. <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Sumber data/informasi yaitu KaPolres Jayapura, KaPolres Persiapan Keerom, KaPolres Persiapan Sarmi, Kasat Intelkam Polres Jayapura, Kasat Reskrim Polres Jayapura, para Kapolsek Jajaran Jayapura, pengusaha kayu dan masyarakat sekitar hutan pemilik tanah. Teknik pengumpulan data melalui studi dokumen (Produk-produk Polres Jayapura), buku, surat kabar, jurnal, Observasi (daerah penebangan kayu di Moso, Nimbontong dan Bonggo) dan wawancara. <p>Situasi hutan di Kabupaten Jayapura akan dibahas dalam anatomi kejahatan illegal logging di Jayapura dengan teori strain dan pengertian illegal logging. Sebab-sebab timbulnya illegal logging di Kabupaten Jayapura dibahas melalui teori strain dan managemen dan antisipasi Polres Jayapura dalam menanggulangi praktek illegal logging dibahas melalui Konsep STOP SIT dan Teori Motivasi. |
| 528Abstrak Bahasa Lain | |
| 650Subjek Topik | |
| 653Kata Kunci | |
| 700Entri Tambahan Nama Orang | Anton Hardani Tabah, Hadiman |
| 700cPeran Entri Tambahan Nama Orang | Penguji, Pembimbing |
| 850Lembaga Pemilik | |
| 852Lokasi |
Eksemplar / Ketersediaan
| No. Panggil | No. Induk | Barcode | Status |
|---|---|---|---|
| 46-07-030 | 46-07-030 | 46-07-030 | TERSEDIA |
Abstrak
<p>Penanganan terhadap praktek illegal logging di Indonesia merupakan salah satu prioritas kerja yang diterapkan oleh Polri, hal ini disebabkan oleh cepatnya laju kerusakan hutan di Indonesia yang akan menyebabkan bencana Nasional seperti banjir, longsor dan kekeringan. Praktek illegal logging di Indonesia telah membentuk suatu rangkaian pemain yaitu para pengusaha sebagai pemilik modal, fihak aparat pemerintahan dan Keamanan sebagai fasilitator terjadinya illegal logging dan fihak masyarakat sebagai pelaksana di lapangan. Wilayah Kabupaten Jayapura merupakan salah satu Kabupaten di Propinsi Papua yang memiliki sumber daya hutan yang besar sehingga sangat rentan terjadinya praktek illegal logging. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui anatomi kejahatan illegal logging di wilayah kabupaten Jayapura, untuk mengetahui penyebab praktek illegal logging di wilayah Jayapura dan mengetahui antisipasi atau kegiatan apa yang dilakukan oleh Polres Jayapura dalam menangani praktek illegal logging. <p>Pada tinjauan kepustakaan konseptual ini menggunakan teori strain yang dikemukakan oleh Robert K. Merton, teori Managemen, pengertian konflik antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, Konsep Stop Sit dan pengertian illegal logging. <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Sumber data/informasi yaitu KaPolres Jayapura, KaPolres Persiapan Keerom, KaPolres Persiapan Sarmi, Kasat Intelkam Polres Jayapura, Kasat Reskrim Polres Jayapura, para Kapolsek Jajaran Jayapura, pengusaha kayu dan masyarakat sekitar hutan pemilik tanah. Teknik pengumpulan data melalui studi dokumen (Produk-produk Polres Jayapura), buku, surat kabar, jurnal, Observasi (daerah penebangan kayu di Moso, Nimbontong dan Bonggo) dan wawancara. <p>Situasi hutan di Kabupaten Jayapura akan dibahas dalam anatomi kejahatan illegal logging di Jayapura dengan teori strain dan pengertian illegal logging. Sebab-sebab timbulnya illegal logging di Kabupaten Jayapura dibahas melalui teori strain dan managemen dan antisipasi Polres Jayapura dalam menanggulangi praktek illegal logging dibahas melalui Konsep STOP SIT dan Teori Motivasi.
File Digital
46-07-030.pdf
skripsi/46-07-030.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.
QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.
Sitasi Cepat
APA
55; Anton Hardani Tabah, Hadiman. (2007). Peranan Polres Jayapura dalam menangani praktek illegal logging di Kabupaten Jayapura. Jakarta : PTIK
Format lainnya
Review Disetujui
Belum ada review.