Cover tidak tersedia
Judul
Peran direktorat reskrim polda Bali dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana pemeliharaan satwa liar yang dilindungi di Denpasar Bali
Pengarang
Danang Widaryanto
No. Panggil
46-07-020
Penerbit
PTIK
Tahun
2007
Subjek

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 46-07-020
100Entri Utama Nama orang 45
245Judul Utama Peran direktorat reskrim polda Bali dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana pemeliharaan satwa liar yang dilindungi di Denpasar Bali
100aNo. Mahasiswa 5633
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2007
300Deskripsi Fisik xii, 91 p. : ill. , 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak <p>Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang memiliki keanekaragaman sumber daya alam hayati. Diperkirakan sebanyak 300.000 jenis satwa atau sekitar 17% satwa di dunia terdapat di Indonesia, walaupun luas Indonesia hanya 1,3% dari luas daratan dunia. <p>Salah satu penyebab punahnya satwa adalah tingginya angka perdagangan dan pemeliharaan satwa. Kepunahan berbagai jenis satwa liar yang akan berakibat pada kerusakan ekosistem dan lingkungan hidup. Keberadaan satwa liar memiliki peranan yang penting bagi keberlangsungan lingkungan, artinya hilangnya satwa akan memberikan dampak ekologis yang besar, sehingga diperlukan suatu upaya penegakan hukum yang serius oleh Polri termasuk juga dalam hal ini peran Direktorat Reskrim Polda Bali. <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan dengan melakukan tahapan-tahapan, reduksi data, sajian data dan verifikasi. Sedangkan pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2006 sampai dengan Januari 2007. <p>Berdasarkan penelitian penulis diperoleh hasil bahwa terjadinya tindak pidana pemeliharaan satwa liar yang dilindungi di wilayah Denpasar Bali, pada awalnya ada hobby seseorang memelihara jenis satwa liar yang dilindungi. Demi penyaluran hobby tersebut seseorang berusaha untuk memenuhinya yaitu melalui dua cara, mencari sendiri baik ke hutan atau disekitar wilayah tempat tinggalnya atau membeli dari penjual satwa khususnya satwa liar yang lindungi. <p>Pelaksaan penegakan hukum terhadap tindak pidana pemeliharaan satwa liar yang dilindungi dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik intern maupun ekstem. Upaya yang dilakukan Dit Reskrim Polda Bali dalam rangka penegakan hukum terhadap tindak pidana pemeliharaan satwa liar yang dilindungi di Denpasar Bali, di antaranya yaitu membuat standar kerja dan standar moral bagi pare anggota serta meningkatkan profesionalisme penyidik dalam melakukan penyidikan, melakukan Koordinasi dengan BKSDA, dalam melakukan upaya penegakan hukum kepemilikan satwa liar yang dilindungi di wilayah Denpasar Bali, penindakan tegas terhadap oknum aparat yang memiliki satwa liar yang dilindungi, yang berakibat pada efek jera kepada masyarakat untuk melakukan pemeliharaan satwa liar yang dilindungi, sehingga angka kepemilikan satwa liar yang dilindungi dapat ditekan seminimal mungkin. <p>Demi untuk lebih optimalnya perlindungan satwa liar maka diharapkan adanya suatu dukungan politis dari pemerintah. Selain itu, dapat jugs dilakukan dengan mengadopsi konsep Polmas yang saat ini sedang digalakan di berbagai daerah oleh seluruh Polres di Indonesia yaitu dengan melibatkan peran serta masyarakat secara aktif dalam menciptakan keamanan serta ketertiban masyarakat di bidang hukum.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang Zakarias Purba, Chairuddin Ismail
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang Penguji, Pembimbing
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
46-07-020 46-07-020 46-07-020 TERSEDIA

Abstrak

<p>Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang memiliki keanekaragaman sumber daya alam hayati. Diperkirakan sebanyak 300.000 jenis satwa atau sekitar 17% satwa di dunia terdapat di Indonesia, walaupun luas Indonesia hanya 1,3% dari luas daratan dunia. <p>Salah satu penyebab punahnya satwa adalah tingginya angka perdagangan dan pemeliharaan satwa. Kepunahan berbagai jenis satwa liar yang akan berakibat pada kerusakan ekosistem dan lingkungan hidup. Keberadaan satwa liar memiliki peranan yang penting bagi keberlangsungan lingkungan, artinya hilangnya satwa akan memberikan dampak ekologis yang besar, sehingga diperlukan suatu upaya penegakan hukum yang serius oleh Polri termasuk juga dalam hal ini peran Direktorat Reskrim Polda Bali. <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan dengan melakukan tahapan-tahapan, reduksi data, sajian data dan verifikasi. Sedangkan pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2006 sampai dengan Januari 2007. <p>Berdasarkan penelitian penulis diperoleh hasil bahwa terjadinya tindak pidana pemeliharaan satwa liar yang dilindungi di wilayah Denpasar Bali, pada awalnya ada hobby seseorang memelihara jenis satwa liar yang dilindungi. Demi penyaluran hobby tersebut seseorang berusaha untuk memenuhinya yaitu melalui dua cara, mencari sendiri baik ke hutan atau disekitar wilayah tempat tinggalnya atau membeli dari penjual satwa khususnya satwa liar yang lindungi. <p>Pelaksaan penegakan hukum terhadap tindak pidana pemeliharaan satwa liar yang dilindungi dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik intern maupun ekstem. Upaya yang dilakukan Dit Reskrim Polda Bali dalam rangka penegakan hukum terhadap tindak pidana pemeliharaan satwa liar yang dilindungi di Denpasar Bali, di antaranya yaitu membuat standar kerja dan standar moral bagi pare anggota serta meningkatkan profesionalisme penyidik dalam melakukan penyidikan, melakukan Koordinasi dengan BKSDA, dalam melakukan upaya penegakan hukum kepemilikan satwa liar yang dilindungi di wilayah Denpasar Bali, penindakan tegas terhadap oknum aparat yang memiliki satwa liar yang dilindungi, yang berakibat pada efek jera kepada masyarakat untuk melakukan pemeliharaan satwa liar yang dilindungi, sehingga angka kepemilikan satwa liar yang dilindungi dapat ditekan seminimal mungkin. <p>Demi untuk lebih optimalnya perlindungan satwa liar maka diharapkan adanya suatu dukungan politis dari pemerintah. Selain itu, dapat jugs dilakukan dengan mengadopsi konsep Polmas yang saat ini sedang digalakan di berbagai daerah oleh seluruh Polres di Indonesia yaitu dengan melibatkan peran serta masyarakat secara aktif dalam menciptakan keamanan serta ketertiban masyarakat di bidang hukum.

File Digital

46-07-020.pdf
skripsi/46-07-020.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
45; Zakarias Purba, Chairuddin Ismail. (2007). Peran direktorat reskrim polda Bali dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana pemeliharaan satwa liar yang dilindungi di Denpasar Bali. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.