Cover tidak tersedia
Judul
Pencegahan perdagangan penyu oleh lembaga adat di pulau serangan Bali
Pengarang
I Wayan Sudarmaya
No. Panggil
46-07-018
Penerbit
PTIK
Tahun
2007
Subjek

Metadata Lengkap

090No. Panggil Setempat 46-07-018
100Entri Utama Nama orang 43
245Judul Utama Pencegahan perdagangan penyu oleh lembaga adat di pulau serangan Bali
100aNo. Mahasiswa 5859
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PTIK
260cTahun Terbit 2007
300Deskripsi Fisik xiv, 98 p. : ill. , 30 cm
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak <p>Penelitian tentang Pencegahan Perdagangan Penyu oleh Lembaga Adat di Pulau Serangan Bali, bertujuan (1) Mengetahui latar belakang dan proses terjadinya perdagangan penyu di Pulau Serangan, (2) Menggambarkan pencegahan perdagangan penyu yang dilakukan oleh lembaga adat, (3) Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pencegahan perdagangan penyu oleh lembaga adat, dan (4) Mengetahui pemberdayaan lembaga adat dalam pencegahan perdagangan penyu oleh Polsek Denpasar Selatan. <p>Dalam menjawab tujuan penelitian tersebut, penulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis dimana data atau informasi yang penulis kumpulkan di lapangan berdasarkan hasil wawancara, pengamatan, dan dokumen-dokumen yang ada kaitanya dengan permasalahan penelitian. Kemudian dilakukan analisis berdasarkan kepustakaan konseptual. <p>Pembahasan penelitian menunjukan bahwa latar belakang terjadinya perdagangan penyu di Pulau Serangan dikarenakan pergeseran nilai-nilai luhur yang terkandung dalam yadnya (kurban suci) dengan menggunakan sarana penyu oleh masyarakat Bali khususnya Bali selatan. Permasalahan perdagangan penyu merupakan masalah yang cukup kompleks, disamping ekonomi. aspek sosial budaya juga menjadi penyebabnya. Jika hanya mengandalkan pengaturan nasional (Formal Governance) melalui intrumen regulasi dan penegakan hukum formal nampaknya sulit untuk menghentikan perdagangan penyu di Pulau Serangan. <p>Pencegahan perdagangan penyu melalui suatu pengaturan komplementer berbasis adat (Customary Governance) yang telah teruji selama berabad-abad mampu megajegkan (melestariakan budaya) Bali perlu di revitalisasi. Desa Pakraman Serangan sebagai lembaga adat masyarakat Serangan telah melakukan langkah-langkah untuk mencegah perdagangan penyu dengan mcngimplementasikan konsep Tri Nita Karana yaitu harmoni antara nilai-nilai ke-Tuhanan (parahyangan), Kemanusiaan (pawongan) dan Ekologi (pulemahun). Aktualisasi nilai-nilai luhur budaya setcmpal yang diterapkan sebagai social control oleh lembaga adat. Langkah-langkah ini terbukti mampu untuk menekan perdagangan penyu yang ada di Pulau Serangan. <p>Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pencegahan perdagangan penyu oleh lembaga adat adalah peraturan perundang-undangan, penegakan hukum oleh petugas, sikap masyarakat Serangan, dukungan instansi terkait, tradisi masyarakat Bali Selatan,dan sikap mental petugas. <p>Pemberdayaan lembaga adat dalam pencegahan perdagangan penyu oleh Polsek Denpasar Selatan melalui kebijakan dan strategi kerja sama dan kemitraan dengan masyarakat adat.
528Abstrak Bahasa Lain
650Subjek Topik
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang Sugiri, Bambang Sugeng
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang Penguji, Pembimbing
850Lembaga Pemilik
852Lokasi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
46-07-018 46-07-018 46-07-018 TERSEDIA

Abstrak

<p>Penelitian tentang Pencegahan Perdagangan Penyu oleh Lembaga Adat di Pulau Serangan Bali, bertujuan (1) Mengetahui latar belakang dan proses terjadinya perdagangan penyu di Pulau Serangan, (2) Menggambarkan pencegahan perdagangan penyu yang dilakukan oleh lembaga adat, (3) Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pencegahan perdagangan penyu oleh lembaga adat, dan (4) Mengetahui pemberdayaan lembaga adat dalam pencegahan perdagangan penyu oleh Polsek Denpasar Selatan. <p>Dalam menjawab tujuan penelitian tersebut, penulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis dimana data atau informasi yang penulis kumpulkan di lapangan berdasarkan hasil wawancara, pengamatan, dan dokumen-dokumen yang ada kaitanya dengan permasalahan penelitian. Kemudian dilakukan analisis berdasarkan kepustakaan konseptual. <p>Pembahasan penelitian menunjukan bahwa latar belakang terjadinya perdagangan penyu di Pulau Serangan dikarenakan pergeseran nilai-nilai luhur yang terkandung dalam yadnya (kurban suci) dengan menggunakan sarana penyu oleh masyarakat Bali khususnya Bali selatan. Permasalahan perdagangan penyu merupakan masalah yang cukup kompleks, disamping ekonomi. aspek sosial budaya juga menjadi penyebabnya. Jika hanya mengandalkan pengaturan nasional (Formal Governance) melalui intrumen regulasi dan penegakan hukum formal nampaknya sulit untuk menghentikan perdagangan penyu di Pulau Serangan. <p>Pencegahan perdagangan penyu melalui suatu pengaturan komplementer berbasis adat (Customary Governance) yang telah teruji selama berabad-abad mampu megajegkan (melestariakan budaya) Bali perlu di revitalisasi. Desa Pakraman Serangan sebagai lembaga adat masyarakat Serangan telah melakukan langkah-langkah untuk mencegah perdagangan penyu dengan mcngimplementasikan konsep Tri Nita Karana yaitu harmoni antara nilai-nilai ke-Tuhanan (parahyangan), Kemanusiaan (pawongan) dan Ekologi (pulemahun). Aktualisasi nilai-nilai luhur budaya setcmpal yang diterapkan sebagai social control oleh lembaga adat. Langkah-langkah ini terbukti mampu untuk menekan perdagangan penyu yang ada di Pulau Serangan. <p>Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pencegahan perdagangan penyu oleh lembaga adat adalah peraturan perundang-undangan, penegakan hukum oleh petugas, sikap masyarakat Serangan, dukungan instansi terkait, tradisi masyarakat Bali Selatan,dan sikap mental petugas. <p>Pemberdayaan lembaga adat dalam pencegahan perdagangan penyu oleh Polsek Denpasar Selatan melalui kebijakan dan strategi kerja sama dan kemitraan dengan masyarakat adat.

File Digital

46-07-018.pdf
skripsi/46-07-018.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
43; Sugiri, Bambang Sugeng. (2007). Pencegahan perdagangan penyu oleh lembaga adat di pulau serangan Bali. Jakarta : PTIK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.