Cover tidak tersedia
Judul
Policing with love: mewujudkan sosok polisi yang tegas dan humanis
Pengarang
Firli
No. Panggil
Penerbit
Jakarta
Tahun
2009
Subjek
28632

Metadata Lengkap

041Kode Bahasa
082No. Panggil DDC
100Entri Utama Nama orang 9601
245Judul Utama Policing with love: mewujudkan sosok polisi yang tegas dan humanis
250Edisi dan Cetakan 071 Juni-Septemberi 2009
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PPITK
260cTahun Terbit 2009
300Deskripsi Fisik 12 hlm.
490Seri
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Paradigma perpolisian modern menunjukkan bahwa sistem perpolisian yang dianggap berhasil merupakan perpolisian yang mengutamakan tindakan pencegahan dari pada penindakan. Keberhasilan Polri bukan lagi diukur dari berapa banyak polisi menangkap pelaku tindak pidana, namun lebih dari berapa banyak polisi menangkap pelaku tindak pidana, namun lebih bagaimana polisi mampu menekan sekecil mungkin terjadinya tindak pidana. Polisi tidak dapat mengaharpkan partisipasi masyarakat apabila polisi sendiri tidak menghormati HAM, menyalahgunakan wewenang atau menunjukan perilaku tidak profesional. Ketika polisi berperilaku negatif, kepercayaan masyarakatpun hilang, demikian pula sebaliknya jika polisi berperilaku positif, kepercayaan masyarakat tumbuh subur. Policing with love atau polisi dengan cinta kasih adalah cara-cara pemolisian untuk mewujudkan visi Polri yaitu terwujudnya postur Polri yang profesional, bermoral dan modern sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat yang terpercaya dalam melindungi masyarakat dan menegakkan hukum.
528Abstrak Bahasa Lain
536Sumber Pengadaan
590Sumber Koleksi
650Subjek Topik 28632
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi
901Tanggal Penerimaan 31/03/2010
902Harga
904Status Koleksi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
071-jsk09-108 TERSEDIA

Abstrak

Paradigma perpolisian modern menunjukkan bahwa sistem perpolisian yang dianggap berhasil merupakan perpolisian yang mengutamakan tindakan pencegahan dari pada penindakan. Keberhasilan Polri bukan lagi diukur dari berapa banyak polisi menangkap pelaku tindak pidana, namun lebih dari berapa banyak polisi menangkap pelaku tindak pidana, namun lebih bagaimana polisi mampu menekan sekecil mungkin terjadinya tindak pidana. Polisi tidak dapat mengaharpkan partisipasi masyarakat apabila polisi sendiri tidak menghormati HAM, menyalahgunakan wewenang atau menunjukan perilaku tidak profesional. Ketika polisi berperilaku negatif, kepercayaan masyarakatpun hilang, demikian pula sebaliknya jika polisi berperilaku positif, kepercayaan masyarakat tumbuh subur. Policing with love atau polisi dengan cinta kasih adalah cara-cara pemolisian untuk mewujudkan visi Polri yaitu terwujudnya postur Polri yang profesional, bermoral dan modern sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat yang terpercaya dalam melindungi masyarakat dan menegakkan hukum.

File Digital

071-Jsk09-108.pdf
29013-071-Jsk09-108.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
9601. (2009). Policing with love: mewujudkan sosok polisi yang tegas dan humanis. Jakarta : PPITK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.