Cover tidak tersedia
Judul
Memahami kebebasan pers nasional (tinjauan: kejahatan berkelompok terhadap insan pers)
Pengarang
Hendra Manurung
No. Panggil
Penerbit
Jakarta
Tahun
2008
Subjek
28650

Metadata Lengkap

041Kode Bahasa
082No. Panggil DDC
100Entri Utama Nama orang 28621
245Judul Utama Memahami kebebasan pers nasional (tinjauan: kejahatan berkelompok terhadap insan pers)
250Edisi dan Cetakan 066 Mei-Agustus 2008
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PPITK
260cTahun Terbit 2008
300Deskripsi Fisik 13 hlm.
490Seri
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Dalam demokrasi Pancasila, kebebasan individu tidak bersifat mutlak, tetapi harus diselaraskan dengan tanggung jawab sosial. Didalam kebebasan ini, harus selalu melekat tanggung jawab terhadap kepentingan umum dan kepentingan bersama (common interests). Demokrasi Pancasila adalah berdasarkan paham kekeluargaan dan kegotongroyongan yang ditujukan kepada kesejahteraan rakyat, yang mengandung unsur-unsur berkesadaran religius dan menolak atheisme, kebenaran, kecintaan berlandaskan pada budi pekerti yang luhur, yang berkepribadian Indonesia, berkesinambungan dalam arti menuju keseimbangan antara individu dan masyarakat, antara manusia dengan Tuhannya, lahir dan batin. Keterkucilan masyarakat disebabkan adanya keterbelakangan oleh pers.
528Abstrak Bahasa Lain
536Sumber Pengadaan
590Sumber Koleksi
650Subjek Topik 28650
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi
901Tanggal Penerimaan 30/03/2010
902Harga
904Status Koleksi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
066-jsk08-101 TERSEDIA

Abstrak

Dalam demokrasi Pancasila, kebebasan individu tidak bersifat mutlak, tetapi harus diselaraskan dengan tanggung jawab sosial. Didalam kebebasan ini, harus selalu melekat tanggung jawab terhadap kepentingan umum dan kepentingan bersama (common interests). Demokrasi Pancasila adalah berdasarkan paham kekeluargaan dan kegotongroyongan yang ditujukan kepada kesejahteraan rakyat, yang mengandung unsur-unsur berkesadaran religius dan menolak atheisme, kebenaran, kecintaan berlandaskan pada budi pekerti yang luhur, yang berkepribadian Indonesia, berkesinambungan dalam arti menuju keseimbangan antara individu dan masyarakat, antara manusia dengan Tuhannya, lahir dan batin. Keterkucilan masyarakat disebabkan adanya keterbelakangan oleh pers.

File Digital

066-jsk-101.pdf
29006-066-jsk-101.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
28621. (2008). Memahami kebebasan pers nasional (tinjauan: kejahatan berkelompok terhadap insan pers). Jakarta : PPITK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.