Cover tidak tersedia
- Judul
- Solusi konflik: menguatkan kepemimpinan dan memberdayakan masyarakat
- Pengarang
- Mahi M. Hikmat
- No. Panggil
- Penerbit
- Jakarta
- Tahun
- 2008
- Subjek
- 5887;28649
Metadata Lengkap
| 041Kode Bahasa | |
|---|---|
| 082No. Panggil DDC | |
| 100Entri Utama Nama orang | 28619 |
| 245Judul Utama | Solusi konflik: menguatkan kepemimpinan dan memberdayakan masyarakat |
| 250Edisi dan Cetakan | 066 Mei-Agustus 2008 |
| 260aTempat Terbit | Jakarta |
| 260bPenerbit | PPITK |
| 260cTahun Terbit | 2008 |
| 300Deskripsi Fisik | 17 hlm. |
| 490Seri | |
| 500Catatan Umum | |
| 504Catatan Bibliografi | |
| 520Abstrak | Masalah utama yang berkembang adalah krisis pemerintahan yang menyentuh peta kesenjangan politik, ekonomi, hankam dan hukum. Berdasarkan hasil kajian kualitatif terhadap sejumlah daerah di Indonesia (2005), ternyata nyaris semua daerah menyimpan bom waktu "konflik" . Daerah-daerah di Indonesia berpotensi terjadinya konflik, seperti; Bandung, Surabaya, Semarang, Lampung, Makasar. Bangka adalah kota yang paling rawan terjadinya konflik. Kota-kota tersebut menjadi persinggahan semua suku, agama, ras dan semua kepentingan, sehingga sangat memungkinkan terjadinya gesekan diantara pihak yang penuh perbedaan itu. Terdapat beberapa teknis stimulasi atau rangsangan terhadap kelompok dengan cara-cara antara lain; komunikasi, membawa orang dari luar ke dalam kelompok, mengubah struktur organisasi serta kompetisi. |
| 528Abstrak Bahasa Lain | |
| 536Sumber Pengadaan | |
| 590Sumber Koleksi | |
| 650Subjek Topik | 5887;28649 |
| 653Kata Kunci | |
| 700Entri Tambahan Nama Orang | |
| 700cPeran Entri Tambahan Nama Orang | |
| 850Lembaga Pemilik | |
| 852Lokasi | |
| 901Tanggal Penerimaan | 30/03/2010 |
| 902Harga | |
| 904Status Koleksi |
Eksemplar / Ketersediaan
| No. Panggil | No. Induk | Barcode | Status |
|---|---|---|---|
| 066-jsk08-100 | TERSEDIA |
Abstrak
Masalah utama yang berkembang adalah krisis pemerintahan yang menyentuh peta kesenjangan politik, ekonomi, hankam dan hukum. Berdasarkan hasil kajian kualitatif terhadap sejumlah daerah di Indonesia (2005), ternyata nyaris semua daerah menyimpan bom waktu "konflik" . Daerah-daerah di Indonesia berpotensi terjadinya konflik, seperti; Bandung, Surabaya, Semarang, Lampung, Makasar. Bangka adalah kota yang paling rawan terjadinya konflik. Kota-kota tersebut menjadi persinggahan semua suku, agama, ras dan semua kepentingan, sehingga sangat memungkinkan terjadinya gesekan diantara pihak yang penuh perbedaan itu. Terdapat beberapa teknis stimulasi atau rangsangan terhadap kelompok dengan cara-cara antara lain; komunikasi, membawa orang dari luar ke dalam kelompok, mengubah struktur organisasi serta kompetisi.
File Digital
066-jsk-100.pdf
29005-066-jsk-100.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.
QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.
Sitasi Cepat
APA
28619. (2008). Solusi konflik: menguatkan kepemimpinan dan memberdayakan masyarakat. Jakarta : PPITK
Format lainnya
Review Disetujui
Belum ada review.