Cover tidak tersedia
Judul
Kesadaran pertahanan sipil di Indonesia dan pemolisian masyarakat
Pengarang
Ilham Prisgunanto
No. Panggil
Penerbit
Jakarta
Tahun
2006
Subjek
4519

Metadata Lengkap

041Kode Bahasa
082No. Panggil DDC
100Entri Utama Nama orang 4208
245Judul Utama Kesadaran pertahanan sipil di Indonesia dan pemolisian masyarakat
250Edisi dan Cetakan 068 April-Juni 2006
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PPITK
260cTahun Terbit 2006
300Deskripsi Fisik 18 hlm.
490Seri
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Indonesia banyak dilanda bencana, mulai dari teroris, gempa bumi dan kerusuhan menjelang pilkada. Satu hal yang dilupakan bahwa Indonesia belum memiliki konsepsi perubahan pertahanan sipil yang baik. Konsepsi pertahanan sipil seharusnya tidak sebatas pengertian keinginan insting manusia melindungi jiwa dan kelompok. namun lebih komplek dan komprehensif, yaitu paradigma pertahanan sipil hilang sejalan dengan masa perdamaian anti perang dunia. Konsepsi pertahanan sipil di Indonesia masuk dalam bayang-bayang militer yang menimbulkan salah kaprah bahwa pertahanan sipil bukan tugas polisi. Kehadiran pemolisian masyarakat (community policing) membuktikan bahwa peran polisi penting dalam peratahanan sipil. Bagaiamana meningkatkan pemolisian masyarakat, apakah bisa hanya lewat media massa, komunitas dan apa yang diperlukan?.
528Abstrak Bahasa Lain
536Sumber Pengadaan
590Sumber Koleksi
650Subjek Topik 4519
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi
901Tanggal Penerimaan 27/03/2010
902Harga
904Status Koleksi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
068-jsk06-097 TERSEDIA

Abstrak

Indonesia banyak dilanda bencana, mulai dari teroris, gempa bumi dan kerusuhan menjelang pilkada. Satu hal yang dilupakan bahwa Indonesia belum memiliki konsepsi perubahan pertahanan sipil yang baik. Konsepsi pertahanan sipil seharusnya tidak sebatas pengertian keinginan insting manusia melindungi jiwa dan kelompok. namun lebih komplek dan komprehensif, yaitu paradigma pertahanan sipil hilang sejalan dengan masa perdamaian anti perang dunia. Konsepsi pertahanan sipil di Indonesia masuk dalam bayang-bayang militer yang menimbulkan salah kaprah bahwa pertahanan sipil bukan tugas polisi. Kehadiran pemolisian masyarakat (community policing) membuktikan bahwa peran polisi penting dalam peratahanan sipil. Bagaiamana meningkatkan pemolisian masyarakat, apakah bisa hanya lewat media massa, komunitas dan apa yang diperlukan?.

File Digital

068-jsk-97.pdf
28978-068-jsk-97.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
4208. (2006). Kesadaran pertahanan sipil di Indonesia dan pemolisian masyarakat. Jakarta : PPITK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.