Cover tidak tersedia
Judul
Kekuatan ambivalen polisi tarik ulur antara kontrol, netralitas dan independensi otonomi
Pengarang
Ilham Prisgunanto
No. Panggil
Penerbit
Jakarta
Tahun
2005
Subjek
28409

Metadata Lengkap

041Kode Bahasa
082No. Panggil DDC
100Entri Utama Nama orang 4208
245Judul Utama Kekuatan ambivalen polisi tarik ulur antara kontrol, netralitas dan independensi otonomi
250Edisi dan Cetakan 064 April-Juni 2005
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit PPITK
260cTahun Terbit 2005
300Deskripsi Fisik 11 hlm.
490Seri
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Ketika berbicara kontrol eksternal sosial terhadap organisasi polisi hal tersebut secara simultan berp[engaruh pada otonomi dan independensi polisi dalam ruang gerak kerja mereka terhadap penegakan hukum dan pembinaan keamanan. Hal yang mencuat menyoal kontrol ini adalah menyoal netralitas dalam hubungannya dengan pengaruh kekuatan politik potensial nasional dan internasional. Ada sentimen yang mengatakan kekuatan polisi tidak bisa dibag-bagi karena akan mengkebiri profesi mereka. masyarakat yang resisten dan akan menyeimbangkan profesi, baik secara strategi politis maupun yudisial. Pengontrol di sini hendaknya mampu menyeimbangkan antara klaim terhadap profesi polisi dengan produktivitas. Hal inilah yang tidak dipahami oleh semua dari kita, sehingga tumbuh subur ada anggapan melenceng bahwa komisi kepolisian nasional begitu berkuasa mampu mencampur kerja polisi. Celakanya penyimpangan ini diperkuat oleh pers sebagai corong dan telinga masyarakat.
528Abstrak Bahasa Lain
536Sumber Pengadaan
590Sumber Koleksi
650Subjek Topik 28409
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi
901Tanggal Penerimaan 24/03/2010
902Harga
904Status Koleksi

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
064-jsk05-074 TERSEDIA

Abstrak

Ketika berbicara kontrol eksternal sosial terhadap organisasi polisi hal tersebut secara simultan berp[engaruh pada otonomi dan independensi polisi dalam ruang gerak kerja mereka terhadap penegakan hukum dan pembinaan keamanan. Hal yang mencuat menyoal kontrol ini adalah menyoal netralitas dalam hubungannya dengan pengaruh kekuatan politik potensial nasional dan internasional. Ada sentimen yang mengatakan kekuatan polisi tidak bisa dibag-bagi karena akan mengkebiri profesi mereka. masyarakat yang resisten dan akan menyeimbangkan profesi, baik secara strategi politis maupun yudisial. Pengontrol di sini hendaknya mampu menyeimbangkan antara klaim terhadap profesi polisi dengan produktivitas. Hal inilah yang tidak dipahami oleh semua dari kita, sehingga tumbuh subur ada anggapan melenceng bahwa komisi kepolisian nasional begitu berkuasa mampu mencampur kerja polisi. Celakanya penyimpangan ini diperkuat oleh pers sebagai corong dan telinga masyarakat.

File Digital

064-jsk-74.pdf
28697-064-jsk-74.pdf
Mode akses kosong: guest hanya melihat nama file seperti loader.jsp legacy.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
4208. (2005). Kekuatan ambivalen polisi tarik ulur antara kontrol, netralitas dan independensi otonomi. Jakarta : PPITK
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.