Cover tidak tersedia
Judul
Jejak pengabdian putera astama merajut pola relasi polisi masyarakat
Pengarang
Indonesia. LP3ES
No. Panggil
920
Penerbit
Jakarta
Tahun
2007
Subjek
4058

Metadata Lengkap

041Kode Bahasa ind.
082No. Panggil DDC 920
100Entri Utama Nama orang 27828
245Judul Utama Jejak pengabdian putera astama merajut pola relasi polisi masyarakat
250Edisi dan Cetakan
260aTempat Terbit Jakarta
260bPenerbit LPeES
260cTahun Terbit 2007
300Deskripsi Fisik xiv, 245 hal.: ilus., 23 cm
490Seri
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Hal fundamental yang menarik dicatat dari personalitas Putra Astaman ialah berkaitan dengan terbentuknya rajutan dalam pola relasi polisi dan masyarakat.
Kepolisian tak ia skenariokan sebagai sebuah ranah atau dunia yang memiliki orbitnya sendiri yang steril dari masyarakat Justru laku dan tindakan Putra Astaman merefleksikan adanya upaya sadar merancang bangun terbentuknya hubungan dinamis antara Kepolisian dan kemasyarakatan.
Bisa dimengerti pada akhirnya mengapa relasi Polisi Masyarakat dalam pengalaman hidup Putra Astaman tak melulu berfokus pada peran Polisi semata demi menuntaskan serangkaian pelanggran hukum bermula dari timbulnya anomali yang mengancam tatanan hidup masyarakat, Diatas segalanya, relasi Polisi masyarakat menurut perspektif, Putra Astaman bergerak pada dtaran yang jelas dukungan polisi terhadap lahirnya berbagai bentuk keunggulan dalam kehidupan masyarakat, Melalui upayanya yang tak kenal lelah, Putra Astaman memberikan pengayaan terhadap hakekat perpolisian masyarakat (Comunity Policing).
Dengan personalitas seperti itu, maka tak terelakkan munculnya kesimpulan bahwa Putra Astama sangat mencintai peran dan tugas yang ia pikul di kancah kepolisian, Ia mengistilahkan semua ini sebagi pengabdian bersukmakan perjuangan, Dari sini pula tak berlebihan jika kemudian Putra Astaman dikenal luas sebagai konseptor terbentuknya Institusi Samsat di Kepolisian.
Buku ini terbit sekaligus untuk mewadahi pandangan Filosofi Putra Astaman bahwa Hidup adalah Perjuangan dan kompetisi yang berkelanjutan, Karena itu hal yang mutlak dibutuhkan ialah kerja keras, kerja cerdas dan kerja produktif, untuk anak cucunya, ada sejumput harap dan damba agar filosofi Putra Astaman ini dihayati sebagai insight dan kewaskitaan hidup.
528Abstrak Bahasa Lain
536Sumber Pengadaan
590Sumber Koleksi Drs. Putera Astaman
650Subjek Topik 4058
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik Perpustakaan PTIK
852Lokasi Lantai 2
902Harga
904Status Koleksi
905Eksemplar 9

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
920 9415/08 TERSEDIA
920 14169-10 TERSEDIA

Abstrak

Hal fundamental yang menarik dicatat dari personalitas Putra Astaman ialah berkaitan dengan terbentuknya rajutan dalam pola relasi polisi dan masyarakat. Kepolisian tak ia skenariokan sebagai sebuah ranah atau dunia yang memiliki orbitnya sendiri yang steril dari masyarakat Justru laku dan tindakan Putra Astaman merefleksikan adanya upaya sadar merancang bangun terbentuknya hubungan dinamis antara Kepolisian dan kemasyarakatan. Bisa dimengerti pada akhirnya mengapa relasi Polisi Masyarakat dalam pengalaman hidup Putra Astaman tak melulu berfokus pada peran Polisi semata demi menuntaskan serangkaian pelanggran hukum bermula dari timbulnya anomali yang mengancam tatanan hidup masyarakat, Diatas segalanya, relasi Polisi masyarakat menurut perspektif, Putra Astaman bergerak pada dtaran yang jelas dukungan polisi terhadap lahirnya berbagai bentuk keunggulan dalam kehidupan masyarakat, Melalui upayanya yang tak kenal lelah, Putra Astaman memberikan pengayaan terhadap hakekat perpolisian masyarakat (Comunity Policing). Dengan personalitas seperti itu, maka tak terelakkan munculnya kesimpulan bahwa Putra Astama sangat mencintai peran dan tugas yang ia pikul di kancah kepolisian, Ia mengistilahkan semua ini sebagi pengabdian bersukmakan perjuangan, Dari sini pula tak berlebihan jika kemudian Putra Astaman dikenal luas sebagai konseptor terbentuknya Institusi Samsat di Kepolisian. Buku ini terbit sekaligus untuk mewadahi pandangan Filosofi Putra Astaman bahwa Hidup adalah Perjuangan dan kompetisi yang berkelanjutan, Karena itu hal yang mutlak dibutuhkan ialah kerja keras, kerja cerdas dan kerja produktif, untuk anak cucunya, ada sejumput harap dan damba agar filosofi Putra Astaman ini dihayati sebagai insight dan kewaskitaan hidup.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
27828. (2007). Jejak pengabdian putera astama merajut pola relasi polisi masyarakat. Jakarta : LPeES
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.