- Judul
- Pokok-pokok antropologi budaya
- Pengarang
- TO Ihromi
- No. Panggil
- 306
- Penerbit
- Jakarta
- Tahun
- 2006
- Subjek
- 26427
Metadata Lengkap
| 041Kode Bahasa | Indonesia |
|---|---|
| 082No. Panggil DDC | 306 |
| 100Entri Utama Nama orang | 26426 |
| 245Judul Utama | Pokok-pokok antropologi budaya |
| 250Edisi dan Cetakan | |
| 260aTempat Terbit | Jakarta |
| 260bPenerbit | Yay Obor |
| 260cTahun Terbit | 2006 |
| 300Deskripsi Fisik | xxvi, 229 hal.: 21 cm |
| 490Seri | |
| 500Catatan Umum | |
| 504Catatan Bibliografi | |
| 520Abstrak | Antropologi budaya, sebuah cabang dari ilmu sosial, mencoba memberi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan manusia sebagai maklluk sosial. Jawaban yang diberikan menerangkan seluk-beluk intersubyektivitas, sebagai dasar kebudayaan manusia. Bahasan dalam buku ini terbatas pada tiga masalah pokok antropologi. Pertama, orientasi umum mengenai antropologi budaya, yang tercermin dalam teori-teori yna hidup dalam dunia antropologi, metoda-metoda yang khas, serta masalah-masalah yang menyangkut penerapannya. Kedua, gejala-gejala pokok yang diamati dalam antropologi budaya seperti organisasi atau struktur masyarakat dan penelitian lintas budaya, yang memanfaatkan psikologi dalam penelitian kepribadian manusia.Akhirnya terdapat empat karangan, berupa laporan studi kasus tentang Indonesia . Informasi yang dikumpulkan dalam buku ini pertama-tama dimaksudkan sebagai bahan pelengkap dalam mata kuliah pengantar Antropogi Budaya pada jurusan Ilmu-Ilmu Sosial atau kuliah lainnya yang diarahkan untuk menumbuhkan pemahaman yang mendalam tentang kebudayaan. Selain dari itu juga bermanfaat bagi para petugas yang berurusan dengan pelaksanaan proyek-proyek pembangunan seperti dalam progam keluarga berencana atau bimbingan masyarakat (bimas). Buku yang membahas soal kebudayaan secara luas dan mendalam ini akan membekali pembaca dengan keinsyafan betapa naifnya sikap etnosentris. Selanjutnya pembaca terpaksa menerima adanya kenisbian kebudayaan, suatu kenyataan yang sangat perlu dihayati untuk mendinamisisir proses integrasi nasional. |
| 528Abstrak Bahasa Lain | |
| 536Sumber Pengadaan | |
| 590Sumber Koleksi | |
| 650Subjek Topik | 26427 |
| 653Kata Kunci | |
| 700Entri Tambahan Nama Orang | |
| 700cPeran Entri Tambahan Nama Orang | |
| 850Lembaga Pemilik | Perpustakaan STIK-PTIK |
| 852Lokasi | Lantai 2 |
| 902Harga | |
| 904Status Koleksi | |
| 905Eksemplar | 1 |
Eksemplar / Ketersediaan
| No. Panggil | No. Induk | Barcode | Status |
|---|---|---|---|
| 306 | 711/sp | TERSEDIA | |
| 306 | 904/sp | 01-10-02696 | TERSEDIA |
| 306 | sp | 01-10-00648 | TERSEDIA |
| 306 | 2803-15 | TERSEDIA |
Abstrak
Antropologi budaya, sebuah cabang dari ilmu sosial, mencoba memberi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan manusia sebagai maklluk sosial. Jawaban yang diberikan menerangkan seluk-beluk intersubyektivitas, sebagai dasar kebudayaan manusia. Bahasan dalam buku ini terbatas pada tiga masalah pokok antropologi. Pertama, orientasi umum mengenai antropologi budaya, yang tercermin dalam teori-teori yna hidup dalam dunia antropologi, metoda-metoda yang khas, serta masalah-masalah yang menyangkut penerapannya. Kedua, gejala-gejala pokok yang diamati dalam antropologi budaya seperti organisasi atau struktur masyarakat dan penelitian lintas budaya, yang memanfaatkan psikologi dalam penelitian kepribadian manusia.Akhirnya terdapat empat karangan, berupa laporan studi kasus tentang Indonesia .
Informasi yang dikumpulkan dalam buku ini pertama-tama dimaksudkan sebagai bahan pelengkap dalam mata kuliah pengantar Antropogi Budaya pada jurusan Ilmu-Ilmu Sosial atau kuliah lainnya yang diarahkan untuk menumbuhkan pemahaman yang mendalam tentang kebudayaan. Selain dari itu juga bermanfaat bagi para petugas yang berurusan dengan pelaksanaan proyek-proyek pembangunan seperti dalam progam keluarga berencana atau bimbingan masyarakat (bimas).
Buku yang membahas soal kebudayaan secara luas dan mendalam ini akan membekali pembaca dengan keinsyafan betapa naifnya sikap etnosentris. Selanjutnya pembaca terpaksa menerima adanya kenisbian kebudayaan, suatu kenyataan yang sangat perlu dihayati untuk mendinamisisir proses integrasi nasional.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.
QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.
Sitasi Cepat
Review Disetujui
Belum ada review.