Cover tidak tersedia
Judul
Genom kisah spesies manusia dalam 23 bab
Pengarang
Matt Ridley
No. Panggil
304.2
Penerbit
Tahun
Jakarta : Gramedia Utama, 2005
Subjek
24635

Metadata Lengkap

041Kode Bahasa Indonesia
082No. Panggil DDC 304.2
100Entri Utama Nama orang 24634
245Judul Utama Genom kisah spesies manusia dalam 23 bab
250Edisi dan Cetakan
260aTempat Terbit
260bPenerbit
260cTahun Terbit Jakarta : Gramedia Utama, 2005
300Deskripsi Fisik 384 hal., 21 cm
490Seri
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Memesona darinawal sampai akhir sebuah perpaduan canggih antara sains dan upaya serius untuk mencerdaskan. menghibur, menantang, serta merangsang pembaca umum, termasuk mereka yang paling elergi terhadap teknologi ( Philadelphia Inquirer)
Sebuah karya yang mudah dipahami, ringan, sekaligus mendebarkan tentang 23 kromosom manusia yang memungkinkan kita mengerti bagaimana faktor perwarisan dan pengasuhan sama-sama berperan dalam kehidupan manusia. (James Watson)
Redley manpu menerangkan baik masalah-masalah moral yang pelik, situasi-situasi filosopi yang rumit, maupun, biokimia yang teknis dengan gairah yang sama : ia juga membedakan nama fakta mana opini, dan tidak malu ketika harus mengaku tak tahu. Di antara berbagai buku terbaru tentang gen, perilaku, dan evolusi, karya Ridley adalah salah satu yang paling informatif, selain paling menghibur sewaktu dibaca.( Publishers Weekly).
Kendati diakui sebagai temuan ilmiah paling signifikan untuk abad yang baru, pemetaan kedua puluh tiga pasangan kromosom yang membentuk genom manusia menghadirkan pertanyaan yang hampir sama banyak dengan jawaban-jawaban yang telah diperoleh. Pertanyaan-pertanyaan yang sangat memengaruhi cara berpikir kita tentang penyakit, umur panjang, dan kehendak bebas. Pertanyaan-pertanyaan yang akan berpengaruh terhadap seluruh hidup kita.
Ganom menawarkan cara pandang yang tak lazim dalam upaya menguraikan dan mencerna terobosan luar biasa ini. Dengan mengambil satu gen yang baru ditemukan dari tiap pasang kromosom kemudian menyuruhnya bercerita, Matt Ridley mengajak kita menapak tilas sejarah spesien kita sendiri berikut nenek-nenek moyangnya, sejak fajar kehidupan hingga peluang datangnya zaman kedokteran masa depan. Dari penyakit Huntington hingga kanker, dari penerapan terapi gen hingga kecemasan maraknya eugenika, Matt Ridley menggali semua masalah baik ilmiah, filosofis, maupun moral yang muncul akibat pemetaan genom. Penuturannya akan memudahkan kita memahami makna batu pijakan ilmiah ini bagi baji kita, bagi anak-anak kita, dan bagi seluruh umat manusia.





528Abstrak Bahasa Lain
536Sumber Pengadaan
590Sumber Koleksi yay Ikapi
650Subjek Topik 24635
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik Perpustakaan STIK
852Lokasi Lantai 2
902Harga
904Status Koleksi
905Eksemplar 1

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
304.2 5280-05 01-10-02398 TERSEDIA

Abstrak

Memesona darinawal sampai akhir sebuah perpaduan canggih antara sains dan upaya serius untuk mencerdaskan. menghibur, menantang, serta merangsang pembaca umum, termasuk mereka yang paling elergi terhadap teknologi ( Philadelphia Inquirer) Sebuah karya yang mudah dipahami, ringan, sekaligus mendebarkan tentang 23 kromosom manusia yang memungkinkan kita mengerti bagaimana faktor perwarisan dan pengasuhan sama-sama berperan dalam kehidupan manusia. (James Watson) Redley manpu menerangkan baik masalah-masalah moral yang pelik, situasi-situasi filosopi yang rumit, maupun, biokimia yang teknis dengan gairah yang sama : ia juga membedakan nama fakta mana opini, dan tidak malu ketika harus mengaku tak tahu. Di antara berbagai buku terbaru tentang gen, perilaku, dan evolusi, karya Ridley adalah salah satu yang paling informatif, selain paling menghibur sewaktu dibaca.( Publishers Weekly). Kendati diakui sebagai temuan ilmiah paling signifikan untuk abad yang baru, pemetaan kedua puluh tiga pasangan kromosom yang membentuk genom manusia menghadirkan pertanyaan yang hampir sama banyak dengan jawaban-jawaban yang telah diperoleh. Pertanyaan-pertanyaan yang sangat memengaruhi cara berpikir kita tentang penyakit, umur panjang, dan kehendak bebas. Pertanyaan-pertanyaan yang akan berpengaruh terhadap seluruh hidup kita. Ganom menawarkan cara pandang yang tak lazim dalam upaya menguraikan dan mencerna terobosan luar biasa ini. Dengan mengambil satu gen yang baru ditemukan dari tiap pasang kromosom kemudian menyuruhnya bercerita, Matt Ridley mengajak kita menapak tilas sejarah spesien kita sendiri berikut nenek-nenek moyangnya, sejak fajar kehidupan hingga peluang datangnya zaman kedokteran masa depan. Dari penyakit Huntington hingga kanker, dari penerapan terapi gen hingga kecemasan maraknya eugenika, Matt Ridley menggali semua masalah baik ilmiah, filosofis, maupun moral yang muncul akibat pemetaan genom. Penuturannya akan memudahkan kita memahami makna batu pijakan ilmiah ini bagi baji kita, bagi anak-anak kita, dan bagi seluruh umat manusia.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
24634. (Jakarta : Gramedia Utama, 2005). Genom kisah spesies manusia dalam 23 bab. :
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.