Cover tidak tersedia
Judul
Paradoksal konflik dan otonomi daerah
Pengarang
Tubagus Ronny Rahman Nitibaskara
No. Panggil
352
Penerbit
Tahun
Subjek
7694

Metadata Lengkap

041Kode Bahasa ind.
082No. Panggil DDC 352
100Entri Utama Nama orang 24409
245Judul Utama Paradoksal konflik dan otonomi daerah
250Edisi dan Cetakan
260aTempat Terbit
260bPenerbit
260cTahun Terbit
300Deskripsi Fisik
490Seri
500Catatan Umum
504Catatan Bibliografi
520Abstrak Buku ini menjelaskan perpektif konklik dan otonomi daerah, dapat menjadi teropong untuk melihat realitas sosial yang tengan dihadapi bangsa kita,khususnya terhadap persoalan-persoalan yang diperkirakan mempunyai deteminasi tinggi dalam mempengaruhi jalannya bangsa dan negara ke depan. Dengan demikian, juga diharapkan diperoleh sketsa mengenai berbagai konflik yang dapat membayang-bayangi prospek masa depan otonomi daerah yang telah dicanangkan. Sementara itu, perubahan rezim pemerintah yang semula otoriter berganti ke arah yang demokratis dan terbuka, diraskan seperti diayun dari satu kutub ekstrem ke kutub ekstrem yang lain, lalu apa dampaknya bagi kehidupan dalam berbangsa dan bernegara.
Semakin jauh menjadi lebih menarik karena penulis mencoba mengkorelasikan antara produk-produk kebijakan yang ada di negara ini dengan berbagai reaksi dan fenomena yang timbul dari kaca analisis seorang pakar kriminologi.
Pembaca akan menemukan wacana, pengapa otonomi daerah berpotensi menjadi sebuah konlik (paradoksal). Bagaimana fase-fase terjadinya konlik kekerasan, dan bagaimana gambaran peta konflik terjadi.
528Abstrak Bahasa Lain
536Sumber Pengadaan
590Sumber Koleksi Pribadi
650Subjek Topik 7694
653Kata Kunci
700Entri Tambahan Nama Orang
700cPeran Entri Tambahan Nama Orang
850Lembaga Pemilik
852Lokasi
902Harga
904Status Koleksi
905Eksemplar 1

Eksemplar / Ketersediaan

No. Panggil No. Induk Barcode Status
352 501/F TERSEDIA

Abstrak

Buku ini menjelaskan perpektif konklik dan otonomi daerah, dapat menjadi teropong untuk melihat realitas sosial yang tengan dihadapi bangsa kita,khususnya terhadap persoalan-persoalan yang diperkirakan mempunyai deteminasi tinggi dalam mempengaruhi jalannya bangsa dan negara ke depan. Dengan demikian, juga diharapkan diperoleh sketsa mengenai berbagai konflik yang dapat membayang-bayangi prospek masa depan otonomi daerah yang telah dicanangkan. Sementara itu, perubahan rezim pemerintah yang semula otoriter berganti ke arah yang demokratis dan terbuka, diraskan seperti diayun dari satu kutub ekstrem ke kutub ekstrem yang lain, lalu apa dampaknya bagi kehidupan dalam berbangsa dan bernegara. Semakin jauh menjadi lebih menarik karena penulis mencoba mengkorelasikan antara produk-produk kebijakan yang ada di negara ini dengan berbagai reaksi dan fenomena yang timbul dari kaca analisis seorang pakar kriminologi. Pembaca akan menemukan wacana, pengapa otonomi daerah berpotensi menjadi sebuah konlik (paradoksal). Bagaimana fase-fase terjadinya konlik kekerasan, dan bagaimana gambaran peta konflik terjadi.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.

QR Koleksi

QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.

Sitasi Cepat

APA
24409. (). Paradoksal konflik dan otonomi daerah. :
Format lainnya

Review Disetujui

Belum ada review.