Cover tidak tersedia
- Judul
- Permainan tradisional Jawa
- Pengarang
- Soekirman Dharmamulya
- No. Panggil
- 745
- Penerbit
- Tahun
- Yogyakarta: Kepel Press, 2005
- Subjek
- 24050
Metadata Lengkap
| 041Kode Bahasa | ind. |
|---|---|
| 082No. Panggil DDC | 745 |
| 100Entri Utama Nama orang | 24049 |
| 245Judul Utama | Permainan tradisional Jawa |
| 250Edisi dan Cetakan | |
| 260aTempat Terbit | |
| 260bPenerbit | |
| 260cTahun Terbit | Yogyakarta: Kepel Press, 2005 |
| 300Deskripsi Fisik | 223 hal., ilus.: 21 cm |
| 490Seri | |
| 500Catatan Umum | |
| 504Catatan Bibliografi | |
| 520Abstrak | Dalam era kesejagatan ini muncul puula pertanyaan, relevankah apabila permainan tradisional anak digali kembali dalam kaitan dengan semakin dominannya permainan baru dalam kehidupan anak ? Sementara itu permainan baru yang telah merangsek jauh dalam kehidupan bermain anak-anak selain mempunyai indikasi dan semakimn menjauhkan anak-anak dari hubungan-hubungan perkawinan yang personal impersonal, juga menyebabkan menipisnya orientasi wawasan anak dan komunalistik ke individualistik. Melalui tampilan data hasil penelitian yang dikemas kembali inilah yang ditunjukkan bahwa permainan tradisional anak paling perlu dilestarikan, Upya pelestarian ini tidak hanya berfungsi untuk kelestariannya saja, tetapi juga sebagai bahan kajian ilmiah untuk melihat keerkaitan permainan tradisional dengan fenomena sosial budaya lainnya, Dalam konteks inilah perspektif permainan tradisional anak dapat dikaji, melalui empat perspektif, yaitu perspektif fungsional, psikologis, permainan, dan adaptasi. |
| 528Abstrak Bahasa Lain | |
| 536Sumber Pengadaan | |
| 590Sumber Koleksi | Yayasan Adikarya Ikapi |
| 650Subjek Topik | 24050 |
| 653Kata Kunci | |
| 700Entri Tambahan Nama Orang | |
| 700cPeran Entri Tambahan Nama Orang | |
| 850Lembaga Pemilik | |
| 852Lokasi | |
| 902Harga | |
| 904Status Koleksi | |
| 905Eksemplar | 1 |
Eksemplar / Ketersediaan
| No. Panggil | No. Induk | Barcode | Status |
|---|---|---|---|
| 745 | 4437 | TERSEDIA |
Abstrak
Dalam era kesejagatan ini muncul puula pertanyaan, relevankah apabila permainan tradisional anak digali kembali dalam kaitan dengan semakin dominannya permainan baru dalam kehidupan anak ? Sementara itu permainan baru yang telah merangsek jauh dalam kehidupan bermain anak-anak selain mempunyai indikasi dan semakimn menjauhkan anak-anak dari hubungan-hubungan perkawinan yang personal impersonal, juga menyebabkan menipisnya orientasi wawasan anak dan komunalistik ke individualistik.
Melalui tampilan data hasil penelitian yang dikemas kembali inilah yang ditunjukkan bahwa permainan tradisional anak paling perlu dilestarikan, Upya pelestarian ini tidak hanya berfungsi untuk kelestariannya saja, tetapi juga sebagai bahan kajian ilmiah untuk melihat keerkaitan permainan tradisional dengan fenomena sosial budaya lainnya, Dalam konteks inilah perspektif permainan tradisional anak dapat dikaji, melalui empat perspektif, yaitu perspektif fungsional, psikologis, permainan, dan adaptasi.
Login untuk reservasi, review, dan file digital khusus anggota.
QR Koleksi
Pindai untuk membuka halaman koleksi ini.
Sitasi Cepat
Review Disetujui
Belum ada review.