PENGARUH FAKTOR INDIVIDU DAN FAKTOR ORGANISASIONAL TERHADAP POLICE MISCONDUCT YANG DIMODERASI OLEH INTEGRITAS PENYIDIK (TINJAUAN PADA DITRESKRIMUM POLDA METRO JAYA)
| Nama Orang : | Irfan Mochammad Nur Alireja |
| Penerbitan : | Jakarta : STIK LEMDIKLAT POLRI, 2026 |
| Kode Bahasa : | Indonesia |
| Catatan Bibliografi : | |
| Deskripsi Fisik : | |
| Lembaga Pemilik : | Perpustakaan STIK |
| Lokasi : | none |
| No. Panggil | No. Barkod | Ketersediaan |
|---|---|---|
| 25-26-81681027 | TERSEDIA |
Catatan: Hanya file pdf yang dapat dibaca online
| Ulasan: |
| Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 61135 |
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya isu Police Misconduct, yang telah menjadi sorotan utama yang memengaruhi kepercayaan publik. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis pengaruh pengalaman kerja, kompetensi, stres kerja, persepsi dukungan organisasi, dan kepuasan kerja terhadap Police Misconduct di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, serta menguji peran integritas sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara kelima variabel tersebut dengan Police Misconduct.
Teori utama penelitian ini adalah General Strain Theory (GST) untuk menjelaskan terjadinya Police Misconduct, yang didukung oleh beberapa konsep dalam perilaku organisasi, yaitu konsep pengalaman kerja, kompetensi, stres kerja, persepsi dukungan organisasi, kepuasan kerja, serta konsep integritas sebagai variabel moderasi dalam perilaku etis aparat penegak hukum. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan responden 545 orang dari penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Analisis penelitian ini mempergunakan regresi linier berganda dan analisis moderasi.
Teori utama penelitian ini adalah General Strain Theory (GST) untuk menjelaskan terjadinya Police Misconduct, yang didukung oleh beberapa konsep dalam perilaku organisasi, yaitu konsep pengalaman kerja, kompetensi, stres kerja, persepsi dukungan organisasi, kepuasan kerja, serta konsep integritas sebagai variabel moderasi dalam perilaku etis aparat penegak hukum. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan responden 545 orang dari penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Analisis penelitian ini mempergunakan regresi linier berganda dan analisis moderasi.
:: Perpustakaan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK)
LONTAR 4 :: Library Automation and Digital Archive


