Tawuran antarwarga merupakan salah satu bentuk konflik sosial yang masih sering terjadi di wilayah perkotaan, termasuk di wilayah Jakarta Utara. Fenomena tersebut berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga memerlukan penanganan yang efektif dari pihak kepolisian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap kinerja kepolisian dalam menangani tawuran antarwarga di wilayah Polres Metro Jakarta Utara serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap kinerja kepolisian.