PREDICTIVE POLICING BERBASIS AI SEBAGAI WUJUD TRANSFORMASI POLRI DALAM MENCEGAH PERTAMBANGAN EMAS TANPA IZIN DI WILAYAH HUKUM POLDA KALIMANTAN BARAT
| Nama Orang : | MUHAMMAD KRISNA BAYUNARENDRO |
| Penerbitan : | Jakarta : STIK LEMDIKLAT POLRI, 2026 |
| Bahasa : | Indonesia |
| Deksipsi Fisik : | |
| Catatan Umum : | |
| Lembaga Pemilik : | Perpustakaan STIK |
| Lokasi : | Lantai 2 |
| No. Panggil | No. Barkod | Ketersediaan |
|---|---|---|
| 16-26-89767606 | TERSEDIA |
Catatan: Hanya file pdf yang dapat dibaca online
| Ulasan: |
| Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 60932 |
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya pertambangan emas tanpa izin (PETI) di
wilayah hukum Polda Kalimantan Barat yang menimbulkan dampak lingkungan, sosial, dan hukum yang serius, sementara penegakan hukum masih cenderung reaktif dan
belum optimal dalam pencegahan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih
sistematis dan berbasis data melalui predictive policing berbasis Artificial Intelligence
(AI) sebagai bagian dari transformasi Polri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
kondisi eksisting PETI, pola predictive policing yang berjalan, serta implementasi Model Predictive Policing berbasis AI dalam mencegah PETI.
wilayah hukum Polda Kalimantan Barat yang menimbulkan dampak lingkungan, sosial, dan hukum yang serius, sementara penegakan hukum masih cenderung reaktif dan
belum optimal dalam pencegahan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih
sistematis dan berbasis data melalui predictive policing berbasis Artificial Intelligence
(AI) sebagai bagian dari transformasi Polri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
kondisi eksisting PETI, pola predictive policing yang berjalan, serta implementasi Model Predictive Policing berbasis AI dalam mencegah PETI.
:: Perpustakaan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK)
LONTAR 4 :: Library Automation and Digital Archive


