IMPLEMENTASI PRINSIP BETAH DALAM PELAKSANAAN REKRUTMEN PERSONEL POLRI GUNA MENINGKATKAN KEPERCAYAAN PUBLIK DI WILAYAH HUKUM POLDA BENGKULU
| Nama Orang : | DEKA OKTARIA PERTIWI |
| Penerbitan : | Jakarta : STIK LEMDIKLAT POLRI, 2026 |
| Bahasa : | Indonesia |
| Deksipsi Fisik : | |
| Catatan Umum : | |
| Lembaga Pemilik : | Perpustakaan STIK |
| Lokasi : | Lantai 2 |
| No. Panggil | No. Barkod | Ketersediaan |
|---|---|---|
| 16-26-61545943 | TERSEDIA |
| Ulasan: |
| Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 60909 |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) dalam pelaksanaan rekrutmen personel Polri guna meningkatkan kepercayaan publik di wilayah hukum Polda Bengkulu. Rekrutmen
anggota Polri merupakan tahap strategis dalam menentukan kualitas sumber daya manusia kepolisian serta mempengaruhi tingkat legitimasi institusi di mata masyarakat. Meskipun Polri telah menerapkan prinsip BETAH sebagai pedoman dalam proses seleksi, masih terdapat persepsi negatif masyarakat terkait kemungkinan adanya praktik percaloan, nepotisme, maupun ketidaktransparanan dalam rekrutmen.
anggota Polri merupakan tahap strategis dalam menentukan kualitas sumber daya manusia kepolisian serta mempengaruhi tingkat legitimasi institusi di mata masyarakat. Meskipun Polri telah menerapkan prinsip BETAH sebagai pedoman dalam proses seleksi, masih terdapat persepsi negatif masyarakat terkait kemungkinan adanya praktik percaloan, nepotisme, maupun ketidaktransparanan dalam rekrutmen.
:: Perpustakaan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK)
LONTAR 4 :: Library Automation and Digital Archive


