Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika konflik agraria antara PT Bumi Sawindo Permai dengan masyarakat Desa Keban Agung di Kabupaten Muara Enim, mengkaji peran Satuan Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polres Muara Enim, serta menelaah persepsi masyarakat terhadap peran tersebut dalam perspektif pendekatan humanis. Konflik agraria yang terjadi tidak hanya berkaitan dengan aspek administratif pertanahan, tetapi juga dipengaruhi oleh perbedaan legitimasi antara perusahaan dan masyarakat serta faktor ekonomi dan sosial yang berpotensi menimbulkan ketegangan dan gangguan stabilitas keamanan.