Abstrak
Wilayah Papua memiliki dinamika sosial politik dan keamanan yang kompleks sehingga berpotensi menimbulkan aksi unjuk rasa yang dapat berkembang menjadi tindakan anarkis. kondisi ini menuntut peran satuan Brimob Polda Papua sebagai satuan pamungkas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.