Abstrak
Penelitian ini memfokuskan pada mekanisme adaptasi anggota Satlantas
Polrestabes Medan dalam menghadapi tekanan publik yang masif di era media
sosial. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi adaptasi
anggota dalam mengelola tekanan ganda, yakni tekanan eksternal dari opini publik digital dan viralitas konten, serta tekanan internal terhadap Sat Lantas Polres Medan dari pengawasan kelembagaan. Permasalahan utama yang diangkat adalah posisi dilematis petugas di lapangan antara penegakan hukum yang tegas dan risiko kontroversi di ruang publik yang dapat memengaruhi citra institusi.