Abstrak
Penelitian ini mengkaji pandangan para pemangku kepentingan mengenai transparansi dalam proses seleksi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) di konteks BETAH selama era transformasi Polri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman para pemangku kepentingan terkait dengan prinsip BETAH, mengidentifikasi elemen-elemen yang membentuk persepsi positif dan negatif terhadap transparansi dalam proses seleksi, serta menemukan aspek-aspek yang masih memerlukan peningkatan dalam pelaksanaannya.