Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses implementasi kebijakan penempatan personel (placement) di lingkungan Polda Bengkulu serta dampaknya
terhadap efektivitas organisasi kepolisian. Kebijakan penempatan yang proporsional dan berbasis pada Analisis Beban Kerja (ABK) merupakan prasyarat fundamental dalam manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) guna memastikan pemerataan kekuatan operasional. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi.