Abstrak
Penelitian ini menganalisis hubungan antara stres kerja dan perilaku agresif anggota Polri di Polda Jawa Timur serta dampaknya terhadap kepercayaan publik. Kepadatan penduduk dan beban kerja yang ekstrem sering kali memicu stres kronis yang termanifestasi dalam tindakan agresif aparat di lapangan. Isu ini menjadi krusial karena agresivitas personel berpotensi merusak legitimasi institusi dan menciptakan jarak antara polisi dengan masyarakat yang dilayani.