Abstrak
enelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan teknologi dan motivasi kerja terhadap kualitas kinerja kepolisian pada Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda Metro Jaya. Permasalahan penelitian difokuskan pada pengaruh kedua variabel tersebut secara parsial dan simultan terhadap peningkatan kualitas kinerja dalam pelaksanaan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana. Penelitan ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatif, serta berlandaskan teori manajemen sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, dan motivasi kerja. Populasi penelitian adalah anggota kepolisian pada direktorat terkait, dengan sampel sebanyak 92 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, serta regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kualitas kinerja kepolisian, sedangkan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh terhadap kualitas kinerja. Dapat disimpulkan bahwa peningkatan kualitas kinerja kepolisian dapat dilakukan melalui optimalisasi pemanfaatan teknologi dan penguatan motivasi kerja secara berkelanjutan.