Abstrak
Peningkatan volume dan kompleksitas tindak pidana tertentu menuntut efektivitas penyidikan yang lebih optimal. Namun, ketimpangan distribusi beban kerja dan perbedaan capaian CCR yang tidak sebanding dengan jumlah personel menunjukkan perlunya pengelolaan beban kerja yang proporsional serta penguatan kompetensi penyidik secara berkelanjutan.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi beban kerja dan kompetensi penyidik terhadap upaya peningkatan Crime Clearance Rate (CCR) pada Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri.