Abstrak
Penelitian ini membahas implementasi fungsi pencegahan konflik sosial oleh Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya melalui patroli bermotor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Bekasi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya
potensi gangguan kamtibmas di wilayah perkotaan, seperti tawuran, pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian dengan pemberatan (curat). Kondisi tersebut menuntut kehadiran aparat kepolisian secara aktif dan preventif untuk mencegah terjadinya konflik sosial dan tindak kriminalitas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi patroli bermotor yang dilakukan oleh Batalyon D Pelopor serta kontribusinya dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Bekasi.