Abstrak
Penelitian ini berfokus pada implementasi aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) sebagai bagian dari transformasi digital Polri dalam pelayanan Samsat di Kabupaten Berau. Permasalahan penelitian muncul karena terdapat kesenjangan antara harapan masyarakat terhadap pelayanan Samsat digital yang cepat dan terintegrasi dengan realitas penggunaan aplikasi SIGNAL yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons masyarakat terhadap aplikasi SIGNAL, mengidentifikasi ketidakselarasan antara harapan
dan realitas implementasi, serta merumuskan strategi peningkatan penerimaan masyarakat terhadap layanan digital tersebut.