Abstrak
Selama lima tahun reformasi berjalan, perubahan politik terjadi dimana - mana. Mobilitas vertikal terbuka lebar sehingga akses politik untuk memasuki ranah kekuasaan, legislatif maupun eksekutif, relatif lebih mudah. Masa 'balita reformasi' adalah era transisi demokrasi. Era ini diawali dengan gelombang reformasi yang mengahru - biru tanah air sejak 1998. Gelombang angkasa reformasi ditandai dengan proses penggulingan rezim Orde Baru yang berdampak pada jatuhnya Presiden Soeharto. Gelombang reformasi didorong oleh perjuangan kelas menengah Indonesia; mahasiswa dan intelektual. hal ini kemudian disokong oleh kekuatan massa yang sudah lama 'muak' dengan rezim Soeharto jatuh, dalam perkembangan berikutnya, kelompok menengah atau sang pelopor tidak melakukan konsolidasi. Padahal, dalam masa transisi demokrasi seperti itu, kata Philippe C. Schmitter, sang pelopor harus senantiasa melakukan reconsolidated democracy. Buku angkasa reformasi terus bergerak: Dimana sang pelopor mengorbit ? Ini mencoba memotret dinamika yang dimainkan oleh sang pelopor.