Abstrak
SatBrimobda Sultra turut menjadi ujung tombak dalam kegiatan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 yang dicanangkan pemerintah, dan hal ini menimbulkan beban kerja tambahan bagi personel bintara jabatan perwira yang dapat mempengaruhi kinerja. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi kinerja bintara jabatan perwira. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh remunerasi dan motivasi terhadap kinerja bintara jabatan perwira di SatBrimobda Sultra pada masa pandemi Covid-19. Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah bintara jabatan perwira untuk mengukur variabel remunerasi dan motivasi, sedangkan kinerja bintara jabatan perwira dinilai oleh bintara dan tamtama non jabatan personel SatBrimobda Sultra. Teknik sampling penelitian adalah simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian diketahui bahwa remunerasi tidak berpengaruh terhadap kinerja dengan nilai signifikan 0.072 lebih besar dari 0.05. Sementara motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja dengan nilai signifikan 0.011 lebih kecil dari 0.05, sehingga makin tinggi motivasi kerja, kinerja yang ditampilkan juga semakin baik. Secara simultan, remunerasi dan motivasi berpengaruh terhadap kinerja bintara jabatan perwira pada masa pandemi Covid-19 dengan nilai signifikan 0.037 lebih kecil dari 0.05. Pemberian pemahaman terkait remunerasi dan pemberian motivasi diperlukan untuk meningkatkan kinerja bintara jabatan perwira di SatBrimobda Sultra pada masa pandemi Covid-19. Karena remunerasi dan motivasi secara simultan berpengaruh terhadap kinerja, disarankan agar pimpinan di SatBrimoda Sultra melaksanakan suatu sosialisasi terkait remunerasi maupun terkait jenjang jabatan/ karier dan kompetensinya bagi seluruh bintara tinggi, serta mendorong seluruh personel bintara jabatan perwira agar tetap memegang teguh profesionalitas, integritas dalam setiap pelaksanaan tugas dan juga memiliki semangat kerja, keuletan, dan moril yang tinggi dalam bekerja mendukung pemerintah dalam pengendalian dan pencegahan penyebaran Covid-19.