Abstrak
Tesis ini membahsa penyelenggaraan manajemen sekuriti fisik pada PT. Arum NGL sebagai salah satu obyek vital industri yang berisiko tinggi di Indonesia. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif, fokusnya pada etnografi, pendekatannya yuridis manajerial dan metode penulisannya deskriptif analisis. Hasil penelitian menyarankan kebijakan yang perlu diambil oleh manajer puncak PT Arun NGL terhadap sekuriti fisiknya adalah menambahkan anggaran sekuriti dan pembenahan aspek manajemen sekuriti sedangkan kepada Kepolisian adalah membuat MOU kepada PT Arun NGL, mengimplementasikan program pemolisian komunitas, pengawasan surat ijin operasional BUJP dan usulan revisi peraturan Kapolri No. 24 tahun 2007 sebagai kebijakan tertulis kepada Kapolda Aceh untuk peningkatan kualitas pelayanan kepada obyek vital.