Abstrak
Banyaknya bentuk-bentuk penyimpangan oleh anggota Polri yang terjadi, seringkali dikaitkan dengan tingkat kesejahteraan anggota yang kurang memadai. Hal ini senada dengan data hasil dilakukan oleh para oknum anggota Polisi lalu lintas di lapangan ternyata didominasi oleh para anggota Polri yang sudah berkeluarga dengan anak sekurang-kurangnya satu orang. (Farouk Muhammad, 1999; 162). Minimnya tingkat kesejahteraan yang dialami oleh seluruh anggota Polri yang berlaku bagi seluruh anggota Polres Bogor termasuk anggota satuan reskrim jajaran Polres Bogor dimana tingkat kesejahteraan yang mereka alami, sama dengan kebanyakan anggota Polri lainnya di negeri ini.