Abstrak
Polri sebagai pengemban tugas dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (UU RI No. 2 tahun 2002 pasal 13 tentang tugas pokok), mempunyai tanggung jawab terhadap keamanan dan ketertiban dalam negeri termasuk dalam mengantisipasi dan memerangi terorisme. Seiring dengan terjadinya berbagai aksi teror yang meresahkan kehidupan masyarakat sangat diperlukan kemampuan aparat penegak hukum dalam penguasaan dan pemanfaatan teknologi informasi untuk bisa menangani berbagai aksi teror yang terjadi. Penelitian ini menganalisis mengenai pengaruh pemanfaatan teknologi informasi terhadap Kinerja Anggota. Penelitian ini dilakukan di Detasemen I Gegana dengan tujuan sebagai berikut : (1) Untuk menjelaskan bagaimana pemanfaatan teknologi informasi yang diterapkan oleh Detasemen B satuan I Gegana; (2) Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pemanfaatan teknologi informasi terhadap kinerja anggota; (3) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan teknologi informasi dan kinerja, dengan menggunakan konsep pemanfaatan TI oleh Thompson (1991), model yang dikembangkan Thomson et al (1991) dalam Rachmawati (2009) yang mengadopsi teori Tiandis (1980) mengenai faktor-faktor yang memepengaruhi penerapan teknologi informasi, serta teori manajemen kinerja oleh Surya Dharma(2009:2).