Abstrak
Munculnya teori-teori itu sendiri ditampilkan sebagai proses dialogis, kalau bukannya dialektis. Setiap teori memiliki kekuatan dan kelemahannya sendiri, yang menjadi dasar bagi teori berikut dirinya dengan landasan yang lebih kokoh dan mengkritik dan mendasari dirinya dengan landasan yang lebih kokoh dan iklusif, dengan paradigma dan asumsi-asumsi yang barangkali lain sama sekali.