Abstrak
gama bukanlah sesuatu yang bersifat subordinatif terhadap kenyataan sosial ekonomis. Agama pada dasarnya bersifat independen. yang secara teoritis bisa terlibat dalam kaitan saling mempengaruhi dengan kenyataan sosial ekonomis itu. Sebagai unit yang independen, maka bagi penganutnya, agama mempunyai kemungkinan yang tinggi untuk menentukan pola perilaku manusia dan bentuk struktural sosial. Dengan begini ajaran agama (atau aspek kultural agama), mempunyai kemungkinan untuk mendorong atau bahkan menahan proses perubahan sosial. Yaitu suatu proses yang menggunakan kemantapan struktur dan mempersoalkan keberlakukan nilai-nilai lama.