Abstrak
Kegiatan pengamanan objek vital nasional adalah rangkaian dari tugas kepolisian yang tertuang dalam Undang-Undang Kepolisian Negara Republik Indonesia No. 2 tahun 2002, bahwa tugas pokok Polri sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, melindungi, mengayomi, melayani masyarakat serta menegakkan hukum. Salah satu Direktorat di tubuh Polri yang memiliki kapasitas sebagai penjaga pilar pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat adalah Direktorat Pengamanan Objek Khusus Badan Pembinaan Keamanan Mabes Polri di tingkat pusat dan Direktorat Pengamanan Objek Vital di tingkat Polda Metro Jaya. Salah satu upaya optimalisasi tugas dengan manajemen sumber daya manusia yang berkualitas agar tercipta efektifitas dan efisiensi dalam organisasi. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh penghargaan intrinsik dan ekstrinsik terhadap motivasi personel Pam Obvit Polda Metro Jaya. Penelitian ini menggunakan Teori Penghargaan dari Kinicki dan Kreitner yang menyatakan bahwa terdapat 2 (dua) jenis penghargaan yang mempengaruhi motivasi yaitu penghargaan intrinsik (psikis) dan ekstrinsik (materi dan sosial) sebagai variabel bebas (XI dan X2), sedangkan motivasi menurut Robbins dan Judge adalah arah, intensitas, dan persistensi sebagai variabel terikat (Y). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian survei untuk seluruh variabel. Sampel yang digunakan adalah sebanyak 275 orang responden personel Pam Obvit Polda Metro Jaya. Analisis data dengan menggunakan uji instrumen, meliputi uji validitas (menggunakan rumus koefisien korelasi Pearson), uji reliabilitas (menggunakan rumus Cronbach's Alpha), uji asumsi klasik dan dilanjutkan dengan analisis regresi linier berganda. Dari analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program SPSS ver 17 diperoleh hasil bahwa terdapat pengaruh antara penghargaan intrinsik dan ekstrinsik yang signifikan terhadap motivasi personel Pam Obvit Polda Metro Jaya baik secara parsial maupun secara bersama-sama. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai thitung sebesar 1,204 untuk penghargaan intrinsik dan 5,218 untuk penghargaan ekstrinsik, dan nilai Fhitung sebesar 29,843. Besarnya pengaruh penghargaan intrinsik dan ekstrinsik tersebut terhadap motivasi personel Pam Obvit Polda Metro Jaya dapat terlihat dari nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0.174. Maka saran yang diajukan adalah agar para pimpinan dalam institusi Polri memberikan perhatian khusus dalam pemberian penghargaan kepada seluruh anggota Polri, karena penghargaan merupakan salah satu faktor yang mampu meningkatkan motivasi personel Polri selama melaksanakan tugas tugas kepolisian.