Abstrak

Pelaksanaan Perpolisian Masyarakat (polmas) yang dilaksanakan oleh Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) ternyata belum dapat menurukan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pelaksanaan polmas tersebut seperti sumber daya petugas polmas dan sumber daya masyarakat NTB.

Satuan Brimob Polda NTB yang berada di bawah kendali Polda NTB, melakukan berbagai kegiatan baik dalam pelaksanaan tugas operasional maupun dalam kegiatan sehari-hari, guna mendukung pelaksanaan polmas Polda NTB sehingga tercipta situasi kemanan dan ketertiban masyarakat yang lebih baik. Permasalahan yang diangkat dan menjadi pembahasan dalam skripsi ini adalah bagaimana upaya Satuan Brimob dalam mendukung pelaksanaan polmas di Polda NTB?

Penelitian ini memiliki dua tujuan, yaitu: 1) Mengetahui upaya apa yang dilakukan Satuan Brimob dalam mendukung pelaksanaan polmas di Polda NTB, 2) Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi upaya-upaya Satuan Brimob dalam mendukung pelaksanaan polmas di Polda NTB.

Penelitian dilakukan di Satuan Brimob Polda NTB pada tanggal 14 Mei - 2 Juli 2008 dengan menggunakan pendekatan Kualitatif. Adapun metoda yang digunakan adalah Analisis Deskriptif sehingga penulis dapat menjelaskan secara rind dan mendalam tentang hal-hal yang dibahas dalam penulisan skripsi ini.

Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan, menunjukkan bahwa pelaksanaan polmas yang dilakukan oleh Polda NTB belum berjalan dengan baik. Terbukti dengan masih banyaknya tindakan-tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban dalam kehidupan masyarakat. Misalnya aksi-aksi unjuk rasa yang anarkhis, dan perkelahian antar kampung yang masih saja menghiasi kehidupan masyarakat propinsi Nusa Tenggara Barat khususnya di wilayah kota Mataram. Dalam mendukung pelaksanaan Polmas yang dilakukan polda NTB untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat, Satuan Brimob Polda NTB melakukan berbagai upaya dalam kegiatan-kegiatan dan tugasnya. Kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanakan di dalam kesatuan sendiri dan di tengah-tengah masyarakat.

Oleh karena itu penulis menyarankan agar pelaksanaan polmas ini dapat dilaksanakan dengan sungguh-sungguh mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, pengontrolan dan evaluasi sehingga implementasi polmas yang dilaksanakan lebih berkualitas dan bukan hanya sekedar sudah dilaksanakan saja. Harapan penulis agar pemerintah setempat dapat memberikan dukungan polmas melalui anggaran daerah.