Abstrak
Ini merupakan upaya elaborasi konsep-konsep Al Qur'an tentang Dien Islam. Kebudayan dan agama yang menyebabkan beda pendapat dan menimbulkan pelemik tanpa titik temu, sebagaimana diakui satu pihak yang dicatat oleh penulis dalam kata Pengantar nya. Elaborasi juga dilakukan terhadap konsep-konsep Al Qur'an lainnyayang mempunyai relevansi dalam usaha menjelaskan beda pendapat serta polemik yang ditimbulkannya, seperti yang diuraikan dalam bab Sembilan mulai dari paragraf i sampai dengan pragraf VII. Adapun paregraf VIII sebagai kesimpulan, menjelaskan sebab-sebab terjadinya polemik atau perbantahan, karena adanya beda pendapat itu. Dan akhirnya sebagai penutup buku ini, Bab Sepuluh dipaai khusus untuk memperjelas sebab-sebab terjadinya benturan pendapat yang menimbulkan pelemik atau perbantahan dengan mengemukakan contoh-contoh yang konkrit dan aktual. Secara keseluruhan, melalui buku ini penulis ingin menggagas kembali pemahaman tentang Dien Tauhid Nabi Muhammad SAW, yakni tentang dimensi transsendensi (agama) dan dimensi ummah( yaitu masyarakat serta kebudayaan nya) sebagai wacana yang belum tuntas dipersoalkan sepanjang abad XX yang lalu. Hasil kajian buku ini yang dipandang sebagai sebuah jalan keluar sementara (atau modun vivendi), ditawarkan sebagai wacana, untuk dijadikan pekerjaan rumah (PR) bagi para cendikiawan Islam guna mengisi kegiatan mereka dalam abad XXI ini. Polemik tentang Kebudayaaan dan Aagama diharapkan dapat dibaca secara luas oleh kalangan cendekiawanislam, dan dibicarakan sebagai sebuah wacana yang akan mewarnai perkembangan pemikiran keagamaan dan kebudayaan dalam islam sepanjang abad ini.