Abstrak
Polri sebenarnya sangat beruntung memiliki Kapolri pertama -Jend. Pol R.S. Soekanto Tjokrodeadmodjo yang berwawasan luas, kreasi dan dedikasinya untuk menbangun Polri sangat tinggi. Feeling beliau tentang politik juga sangat tajam, yang dibuktikan dengan dibentuknya PAM (Pengawasan Aliran Masyarakat) sebagai cikal bakalnya INTELPOL. karena beliau segera melihat kecenderungan pengerahan politik yang harus ditangani dengan baik oleh Polri. Intelpol juga sangat beruntung mempunyai seorang Pimpinan pertama Komisaris Polisi Tkt Oemargatab, yang memiliki kepekaan dan perspektif sangat jauh ke depan dan mampu meletakkan dasar-dasar Intelpol modern yang terbukti dari pidato beliau tentang visi Intelpol saat itu. Dengan segala kebesaran dan ketangguhannya-Intelpol yang diwadahi dalam organ DPKN saat itu, malang melintang dengan karya-karyanya yang cukup membanggakan dengan ekses yang minimal. Orde Baru yang berupaya represif dalam menegakkan stabilitas, mengkonstruksikan sistem inteljen secara terpusat yang lalu memangkas fungs, tugas, peran dan kewenangan DKPN yang akhirnya hanya berkewengangan menyelenggarakan intelijen Kriminal saja. Fungsi intelijen negatif yang selama ini dilaksanakan Polri-ditarik ke Pusintelijen-Dephankam ABRI.